Breaking News:

Virus Corona di Sumenep

Capaian Vaksinasi di Sumenep Rendah, Bupati Achmad Fauzi Sebut Warga Masih Percaya Informasi Hoaks

Kabupaten Sumenep masuk pada lima daerah terendah capaian vaksinasi se Jawa Timur. Vaksinasi baik dosis pertama dan kedua di Sumenep masih rendah.

TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Vaksinasi baik dosis pertama dan kedua di Sumenep masih rendah.

Bahkan, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumenep untuk dosis pertama sebesar 10,5 persen dan dosis kedua baru 5,3 persen.

Bupati Sumenep Ahmad Fauzi menyebut, warganya masih terpengaruh hoaks akan bahaya vaksin Covid-19.

Kondisi ini menyebabkan, Kabupaten Sumenep masuk pada lima daerah terendah capaian vaksinasi se Jawa Timur.

Menanggapi hal itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakakan, rendahnya capaian vaksinasi itu karena banyak warga yang termakan informasi-informasi hoaks yang mengakibatkan masyarakat takut untuk divaksin Covid-19.

"Kabar-kabar atau berita menyesatkan yang beredar di masyarakat ini, katanya kalau habis divaksin malah sakit. Bahkan ada yang meninggal. Ini kan tidak bener," kata Achmad Fauzi pada hari Jumat (27/8/2021).

Dari itu, pihaknya telah menggandeng para tokoh Agama dan tokoh masyarakat untuk ikut menyukseskan program percepatan vaksinasi Covid-19.

"Kami berharap, melalui tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh agama, masyarakat bersedia divaksin dan tidak perlu percaya pada kabar hoax," pintanya.

Bahkan kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini, pada hari Selasa (24/08/2021) lalu, pihaknya telah menggelar vaksinasi serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep dengan hadiah sepeda motor, sepeda gunung, televisi, dan hadiah-hadiah menarik lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved