Breaking News:

Berita Probolinggo

Penyidik KPK Menggeledah Dua Mobil Dinas di Kantor Dinkes Kabupaten Probolinggo

Usai menggeledah mobil, penyidik KPK kembali ke dalam ruangan kantor Dinkes tanpa membawa berkas apapun

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/DANENDRA KUSUMAWARDANA
Seorang penyidik KPK tengah menggeledah dua mobil dinas di kantor Dinkes Kabupaten Probolinggo, Selasa (28/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Mobil dinas Isuzu Panther hitam Nopol N 1085 NP yang biasa digunakan Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo, Shodiq Tjahjono digeledah oleh seorang penyidik berompi KPK.

Penggeledahan dilakukan pada pukul 13.42 WIB, Selasa (28/9/2021).

Seluruh bagian mobil, mulai depan atau ruang kemudi, kursi penumpang tengah, dan bagasi diobok-obok oleh penyidik.

Shodiq Tjahjono ikut mendampingi saat penyidik menggeledah.

Bersamaan, mobil dinas lain Suzuki Karimun Wagon putih Nopol N 1095 NP masuk ke kantor Dinkes. Mobil itu pun tak luput dari penggeledahan.

Proses penggeledahan dua mobil dinas tersebut berjalan singkat, sekitar 5 menit.

Baca juga: Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Digeledah KPK, Dijaga Ketat Polisi Bersenjata Lengkap

Usai menggeledah mobil, penyidik KPK kembali ke dalam ruangan kantor Dinkes tanpa membawa berkas apapun.

Sebelumnya, penyidik KPK datang ke kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo sekira pukul 10.00 WIB menumpangi tiga mobil.

Hingga hingga kini proses penggeledahan masih berlangsung.

Selain kantor Dinkes, penyidik KPK juga menggeladah kantor Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporparbud) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo.

Penggeledahan ini menyangkut kasus jual beli jabatan kepala desa.

Kasus tersebut menyeret Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan (DK), aparatur sipil negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, serta Muhammad Ridwan selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai tersangka penerima.

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved