Breaking News:

Berita Sumenep

Viral Video KH Jurjiz Muzammil akan Demo ke Bupati Sumenep, Minta Tak Paksa Warga Untuk Divaksin

Diketahui video yang pertama berdurasi dua menit, empat belas detik dan video kedua berdurasi dua menit lima puluh detik KH. Jurjiz Muzammil

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Video KH. Jurjiz Muzammil bersama jamaahnya akan melakukan aksi unjuk rasa ke Bupati Sumenep soal vaksinasi yang dinilai memaksakan Masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dua video KH Jurjiz Muzammil viral dan beredar di media sosial (medsoa) bersama para jamaahnya untuk turun jalan melakukan aksi unjuk rasa ke kantor bupati Sumenep. Pasalnya, banyak warga merasa ketakutan soal vaksin Covid-19.

Diketahui video yang pertama berdurasi dua menit, empat belas detik dan video kedua berdurasi dua menit lima puluh detik KH. Jurjiz Muzammil bersama jamaahnya.

Dalam video itu KH. Jurjiz Muzammil akan turun jalan melakukan aksi demonstrasi ke kantor bupati Sumenep anatara hari Kamis (21/10/2021 atau Jumat 22/10/2021) nanti.

"Kami ummat Islam dari daerah Manding siap berangkat unjuk rasa pada hari Kamis atau Jumat, tergantung keputusan," kata KH. Jurjiz Muzammil dengan berpakaian jubah putih didepan para jamaahnya.

Unjuk rasa besar-besaran umat Islam itu katanya, mendesak orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep (bupati) untuk mengeluarkan surat pernyataan tidak memaksa warga soal vaksinasi Covid-19.

Baca juga: IRONI Vaksinasi Covid-19 di Sumenep, Permintaan Warga Tinggi Stok Vaksin Malah Kosong

"Bukan tidak setuju dengan vaksin, kami setuju dan bahkan kami siap mendorong kepada Masyarakat yang tidak ada efek samping dan bagi yang mau. Syaratnya tidak ada pemaksaan, karena ini hak asasi manusia," kata KH Jurjiz Muzammil dalam video pertama di wilayah Kecamatan Ganding Sumenep.

Dan bahkan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sumenep ini, juga mendesak untuk tidak ada penyekatan di setiap jalan untuk memaksa warga agar disuntik vaksin Covid-19.

"Karena itu meresahkan Masyarakat dan bahkan para pedagang banyak yang ketakitan. Sehingga banyak yang rugi yang ada di pasar-pasar," tegasnya.

Sedang video yang kedua berdurasi 2.50 detik itu juga menyampaikan hal yang sama dan meinta bupati Sumenep untuk menguarkan surat pernyataan.

Semua video tersebut dibenarkan oleh KH. Jurjiz Muzammil saat dikonfirmasi TribunMadura.com pada hari Rabu (20/10/2021).

"Hari jumat (22/10/2021)," kata KH Jurjiz Muzammil.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved