Breaking News:

Berita Pamekasan

Carok di Pamekasan, Bermula Dugaan Santet Menimpa Keluarga, Pelaku Berujung Tetangga Dibacok

Kasus pembunuhan bermula cekcok karena dugaan santet terjadi di Pamekasan, berujung tetangga meninggal usai dibacok

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Freepik
Ilustrasi borgol - Kasus carok di Pamekasan bermula dari keluarga pelaku diduga kena santet 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pelaku kasus pembunuhan di Pamekasan akhirnya ditangkap polisi.

Kasus pembunuhan itu disebabkan karena dugaan santet yang menimpa keluarga pelaku.

Tim Sakera Sakti Satreskrim Polres Pamekasan, Madura menangkap MH (39), pembunuh Pusadin (55), Selasa (19/10/2021) pukul 19.40 WIB.

Pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini, membunuh Pusadin di dalam rumahnya, di Dusun Panjalin, Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan pada Selasa (19/10/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Tomy Prambana menjelaskan, terjadinya pembunuhan ini bermula dari percekcokan adu mulut antara pelaku dan korban.

Percekcokan itu terjadi di dalam rumah korban.

Saat itu, pelaku menanyakan perihal penyebab kematian keluarganya yang diduga di santet oleh pelaku.

Baca juga: Gus Idris Al Marbawi Resmi Ditahan Karena Kasus Video Hoaks, Begini Reaksi Perwakilan NU Malang

"Namun korban saat itu menjelaskan kepada pelaku; kenapa kamu mau mati juga?" kata AKP Tomy Prambana kepada TribunMadura.com, Sabtu (23/10/2021).

Karena mendengar kalimat tersebut, amarah pelaku memuncak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved