Masuk Usia 30an? Simak Tips Perawatan Wajah Berikut untuk Mencegah Garis Halus dan Kerutan Kulit
Saat berusia 30-an, produksi minyak di kulit menurun sehingga menyebabkan kulit kering, garis-garis halus, dan kerutan.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
Retinoid, vitamin C, asam hialuronat, asam glikolat, asam hidroksi, ko-enzim Q10, peptida, ekstrak teh, ekstrak biji anggur, dan niacinamide adalah beberapa bahan aktif yang harus diperhatikan saat membeli pelembab.
Bahan-bahan ini meningkatkan produksi kolagen dan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak.
Pelembab juga dapat melindungi lapisan kulit dari kerusakan lingkungan yang menyebabkan penuaan dini.
Eksfoliasi secara teratur
Pengelupasan kulit dua kali seminggu menghilangkan sel-sel kulit mati dan mengungkapkan sel-sel yang lebih sehat dan lebih baru di bawahnya.
Hal ini dapat membantu mencerahkan warna kulit dan mengurangi jerawat.
Selain itu, menghilangkan sel kulit mati dengan pengelupasan kulit membantu proses regenerasi alami tubuh dan pergantian sel.
Pengelupasan fisik dengan bahan-bahan seperti kenari, aprikot, garam laut bekerja sebagai abrasif untuk menghilangkan kotoran dan sel kulit mati.
Menggosok kulit dengan gerakan melingkar juga meningkatkan aliran darah dan mengencangkan kulit.
Pengelupasan jangka panjang meningkatkan elastisitas kulit dan meminimalkan munculnya garis-garis halus dan kerutan.
Sunscreen
Sinar UV adalah 'musuh' yang dapat membahayakan kulit, menyebabkan penyamakan, bintik matahari, dan memperburuk produksi minyak.
Oleh karena itu, memakai perlindungan SPF sangat penting untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini dan mengurangi pigmentasi.
Pastikan Anda memilih sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan memberikan perlindungan sinar matahari yang memadai.
Sunscreen adalah pilihan terbaik untuk melindungi dari sinar matahari karena cenderung menambah lapisan perlindungan pada kulit dan mengurangi risiko pigmentasi.