Masuk Usia 30an? Simak Tips Perawatan Wajah Berikut untuk Mencegah Garis Halus dan Kerutan Kulit

Saat berusia 30-an, produksi minyak di kulit menurun sehingga menyebabkan kulit kering, garis-garis halus, dan kerutan.

Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
Soompi
Tips perawatan wajah bagi wanita usia 30an tahun. 

TRIBUNMADURA.COM - Inilah tips perawatan wajah bagi wanita usia 30an tahun.

Tips perawatan wajah ini dipercaya dapat mencegah penuaan kulit bagi wanita yang menginjak usia kepala 3.

Setiap wanita menginginkan wajah cantik dan sehat.

Tidak heran jika sejumlah wanita mengeluarkan banyak uang untuk menjaga kesehatan wajahnya.

Bukan hanya wanita, pria juga mulai menyadari pentingnya merawat wajah.

Sayangnya, seiring bertambahnya usia, kulit cenderung menjadi kurang elastis, lebih berpigmen, dan rapuh.

Hal ini karena hilangnya elastin dan kolagen secara bertahap di sel-sel kulit.

Penurunan produksi minyak di kulit dengan penuaan intrinsik menyebabkan kulit kering, garis-garis halus, dan kerutan.

Lingkaran hitam, jerawat, dan kulit kusam banyak dirasakan wanita maupun pria karena ketidakseimbangan hormon.

Oleh karena itu, seseorang perlu merawat kulit mereka secara ekstra di usia 30-an untuk menunda tanda-tanda penuaan dan mengatasi masalah kulit orang dewasa.

Baca juga: Inilah Rahasia Awet Muda Orang Korea, Biasakan Tidak Malas Merawat Wajah Sehari-Hari Ya

Berikut tips perawatan kulit yang harus diikuti seseorang pada usia 30an dilansir TribunMadura.com dari thehealthsite

Tetap terhidrasi

Minum air dalam jumlah yang cukup dapat membantu menjaga elastisitas kulit.

Anda juga dianjurkan mengoleskan pelembab yang menghidrasi pada kulit.

Selain itu, hidrasi yang cukup dalam sel-sel kulit mencegah produksi minyak yang berlebihan, yang menyebabkan jerawat dan masalah peradangan lainnya.

Retinoid, vitamin C, asam hialuronat, asam glikolat, asam hidroksi, ko-enzim Q10, peptida, ekstrak teh, ekstrak biji anggur, dan niacinamide adalah beberapa bahan aktif yang harus diperhatikan saat membeli pelembab.

Bahan-bahan ini meningkatkan produksi kolagen dan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak.

Pelembab juga dapat melindungi lapisan kulit dari kerusakan lingkungan yang menyebabkan penuaan dini.

Eksfoliasi secara teratur

Pengelupasan kulit dua kali seminggu menghilangkan sel-sel kulit mati dan mengungkapkan sel-sel yang lebih sehat dan lebih baru di bawahnya.

Hal ini dapat membantu mencerahkan warna kulit dan mengurangi jerawat.

Selain itu, menghilangkan sel kulit mati dengan pengelupasan kulit membantu proses regenerasi alami tubuh dan pergantian sel.

Pengelupasan fisik dengan bahan-bahan seperti kenari, aprikot, garam laut bekerja sebagai abrasif untuk menghilangkan kotoran dan sel kulit mati.

Menggosok kulit dengan gerakan melingkar juga meningkatkan aliran darah dan mengencangkan kulit.

Pengelupasan jangka panjang meningkatkan elastisitas kulit dan meminimalkan munculnya garis-garis halus dan kerutan.

Sunscreen

Sinar UV adalah 'musuh' yang dapat membahayakan kulit, menyebabkan penyamakan, bintik matahari, dan memperburuk produksi minyak.

Oleh karena itu, memakai perlindungan SPF sangat penting untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini dan mengurangi pigmentasi.

Pastikan Anda memilih sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan memberikan perlindungan sinar matahari yang memadai.

Sunscreen adalah pilihan terbaik untuk melindungi dari sinar matahari karena cenderung menambah lapisan perlindungan pada kulit dan mengurangi risiko pigmentasi.

Pilih sunscreen dengan bahan aktif seperti seng dan titanium dioksida untuk menangkis dan menyebarkan sinar UV dari kulit.

Makan Diet Seimbang

Jenis makanan yang kita makan cenderung berdampak langsung pada kulit kita.

Makan makanan yang sehat dan bergizi akan membuat kulit bercahaya dan ternutrisi karena fungsi kekebalan tubuh yang sehat melindungi pelindung kulit dari radikal bebas.

Sertakan makanan yang mengandung asam lemak esensial dalam diet Anda untuk menjaga kulit tetap kenyal dan halus.

Makanan kaya vitamin C untuk kulit cerah, dan buah-buahan dan sayuran berwarna dapat meningkatkan produksi kolagen.

Namun, batasi konsumsi makanan yang digoreng, roti tawar, daging olahan, produk susu, kafein, gula, dan alkohol karena dapat mempercepat proses penuaan tubuh.

Hapus Makeup Sebelum Tidur

Sejumlah wanita gemar menggunakan makeup untuk kesehariannya.

Meski tipis, makeup tetap harus dihapus, terutama menjelang tidur.

Anda juga dianjurkan melakukan double cleansing untuk menghilangkan sisa riasan.

Jika riasan menempel di wajah selama berjam-jam, bakteri dapat berkembang dan menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat.

Gunakan cleanser riasan berbahan dasar air untuk jenis kulit berminyak dan berjerawat.

Sementara bagi jenis kulit kering, sebaiknya menggunakan cleanser rias berbahan dasar minyak .

Pastikan untuk memeberikan pelembab yang tebal untuk meningkatkan hidrasi dan memperbaiki kerusakan kulit dalam semalam.

Minum Suplemen

Kadang-kadang, diet seimbang tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh.

Oleh karena itu, mulailah mengonsumsi suplemen yang bermanfaat bagi kulit dan membuat kulit tampak bercahaya dan awet muda.

Anda dapat mengonsumsi suplemen vitamin B6, vitamin C, vitamin E, minyak ikan omega-3, seng, dan kolagen untuk menjaga elastisitas dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Nikmati Aktivitas Fisik

Jaga agar tubuh tetap bugar dan aktif dengan olahraga teratur, lari, yoga, atau aktivitas fisik pilihan Anda.

Melakukan aktivitas berintensitas tinggi meningkatkan sirkulasi darah dan mendetoksifikasi tubuh dengan membuang produk limbah yang ada di dalam pori-pori.

Hal ini dapat mencegah jerawat dan memberikan cahaya yang sehat.

( TribunMadura.com / Ayu Mufidah KS )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved