Inilah Pentingnya Menjaga Lisan dari Perbuatan Buruk, Simak Penjelasannya dalam Alquran dan Hadist

Lisan adalah bagian tubuh manusia yang kedua dan paling berpengaruh bagi manusia setelah hati.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
mentatdgt
Lisan adalah bagian tubuh manusia yang kedua dan paling berpengaruh bagi manusia setelah hati. 

TRIBUNMADURA.COM - Selain perbuatan, lisan dapat membuat seseorang berdosa.

Lisan bahkan diibaratkan sebagai belati tajam, yang siap melukai seseorang tanpa perlu melalui tindakan fisik.

Itulah mengapa setiap manusia diajarkan untuk menjaga lisannya.

Kalimat yang dihasilkan lisan dibagi atas kalimat yang baik dan kalimat yang tidak baik (tidak perlu).

Kalimat yang baik adalah kalimat yang berisi nasihat-nasihat tentang kebaikan.

Allah Ta'ala berfirman:

أُبَلِّغُكُمْ رِسَٰلَٰتِ رَبِّى وَأَنصَحُ لَكُمْ وَأَعْلَمُ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Uballigukum risālāti rabbī wa anṣaḥu lakum wa a'lamu minallāhi mā lā ta'lamụn 

"Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu. Dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui". (al-A'raf: 62)

Dan firmanNya:

أُبَلِّغُكُمْ رِسَٰلَٰتِ رَبِّى وَأَنَا۠ لَكُمْ نَاصِحٌ أَمِينٌ

 
Uballigukum risālāti rabbī wa ana lakum nāṣiḥun amīn 

Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu". (al-A'raf: 68)

Adapun hadisnya ialah:

Dari Abu Ruqayyah iaitu Tamim bin Aus ad-Dari r.a. bahawasanya Nabi s.a.w. bersabda:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved