Breaking News:

Berita Pamekasan

Harga Minyak Goreng Meroket di Probolinggo, Emak-emak Keluhkan Uang Belanja Membengkak

Salah satunya di Pasar Baru Jalan Panglima Sudirman, harga minyak goreng kemasan maupun minyak curah di sana naik sekira Rp 5.000-Rp 7.000

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/DANENDRA KUSUMAWARDANA
Harga minyak goreng di pasar tradisional Kota Probolinggo naik Rp 5.000-Rp7.000, Selasa (23/11). 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo belakangan ini melonjak.

Salah satunya di Pasar Baru Jalan Panglima Sudirman, harga minyak goreng kemasan maupun minyak curah di sana naik sekira Rp 5.000-Rp 7.000.

Seorang penjual minyak goreng, Edi mengatakan kenaikan harga minyak goreng sudah terjadi sedari dua bulan lalu.

Harga minyak goreng curah naik menjadi Rp 18.000-Rp 19.000, semula harga perliternya Rp 12.000.

Sedangkan harga pada minyak goreng kemasan satu liter Rp 18.000 dan dua liter Rp 36.000.

"Kenaikan disebabkan harga didistributor sudah tinggi, jadi kami menyesuaikannya," katanya, Selasa (23/11).

Baca juga: Setelah Viral Ditegur Menteri BUMN Erick Thohir, Kini SPBU di Probolinggo Gratiskan Fasilitas Toilet

Ia mengungkapkan, naiknya harga minyak goreng berdampak menurunnya kuantitas jumlah pembelian.

Omzet yang didapat pun juga merosot sekitar 50 persen.

"Pelanggan mengurangi jumlah pembelian karena harga minyak goreng sedang naik. Keuntungan turut menurun," ungkapnya.

Sementara, seorang pembeli minyak goreng, Dyah menyebut uang belanjanya jadi membengkak gegara harga minya goreng naik.

Walhasil, dirinya harus mengirit penggunaan minyak goreng agar dompet tak jebol.

"Pengeluaran jadi bertambah saat harga minyak goreng naik. Saya berharap harga minyak goreng kembali normal," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved