Breaking News:

Gunung Semeru Erupsi

Dua Dusun Ini Paling Parah Terdampak Erupsi Gunung Semeru 1.000 Warga Terisolasi

dua dusun yang ada di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang mengalami kondisi paling parah

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kondisi terkini Jembatan Besuk Koboan atau dikenal sebagai Gladak Perak, yang putus akibat diterjang banjir lahar dingin Gunung Semeru. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Akibat erupsi Gunung Semeru, dua dusun yang ada di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang mengalami kondisi paling parah.

Hal itu diungkapkan langsung Sekretaris Desa Supiturang, Ahmad Muliyanto (28).

"Dua dusun yang kondisinya parah itu adalah Dusun Sumbersari dan Dusun Curah Kobo'an. Untuk Dusun Sumbersari, 20 rumah rusak berat. Sedangkan untuk Dusun Curah Kobo'an, warganya terisolir," ujarnya, Minggu (5/12/2021).

Dirinya menjelaskan di Dusun Curah Kobo'an, terdapat sekitar 1.000 orang warga.

"Mereka terisolir, karena tidak ada akses. Jembatan Gladak Perak putus dan tidak ada jalan alternatif," terangnya.

Baca juga: UPDATE Korban Erupsi Gunung Semeru Bertambah, 13 Orang Meninggal 57 Orang Luka-luka

Dirinya juga mengaku, belum tahu kondisi dari warga Curah Kobo'an. Pasalnya, layanan komunikasi di wilayah Desa Supiturang tidak ada sama sekali.

"Di sini (Desa Supiturang), listriknya padam dan tidak ada sinyal komunikasi sama sekali. Sehingga, kami kesulitan untuk berkomunikasi," ungkapnya.

Dirinya berharap, tim SAR yang bergerak dari arah Kabupaten Lumajang, bisa segera mengakses Dusun Curah Kobo'an.

"Untuk mengakses ke Dusun Curah Kobo'an, tim SAR nya bergerak langsung dari Kabupaten Lumajang, karena itu satu-satunya cara. Sedangkan untuk tiga Dusun lainnya, ditangani oleh tim SAR dari Malang," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved