Jangan Asal Booster, Kenali Jenis Vaksin Booster Serta Mekanismenya, Simak Panduan Berikut ini

Kenali vaksin booster sebelum menjalani Vaksin booster, sebaiknya jangan asal, berikut ini panduan dan mekanismenya

Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ilustrasi vaksinasi - Suasana saat masyarakat dan santri vaksinasi di Pondok Pesantren Assyafi'iyah, Dusun Beltok, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (8/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM - Sebaiknya kenali dulu vaksin booster yang akan diterima, mekanisme dan juga pemberian vaksin booster.

Sebab, pemberian vaksin booster tak boleh asal.

Ada homolog dan heterolog.

Homolog, yaitu pemberian dosis lanjutan (booster) dengan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Heterolog, yaitu pemberian dosis lanjutan (booster) dengan menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Baca juga: Inilah Jenis-Jenis Vaksin untuk Kucing, Lakukan Vaksinasi secara Rutin Agar Anabul Bebas Penyakit

Lantas, bagaimana panduan memilik vaksin booster? 

Namun demikian, jenis vaksin booster yang diberikan akan ditentukan oleh petugas kesehatan berdasarkan riwayat vaksinasi primer, yakni dosis pertama dan kedua yang diterima dan sesuai ketersediaan vaksin di tempat layanan.

Setelah mengenal mekanisme pemberian vaksin, cek jenis vaksin primer (dosis pertama dan kedua) Anda.

Lalu, simak regimen dosis lanjutan (booster) yang diberikan, yakni:

a. Untuk sasaran dengan dosis primer Sinovac maka diberikan:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved