Pilpres 2024

Adakah Pengaruh Konflik Desa Wadas dengan Elektabilitas Ganjar Pranowo di Pilpres 2024?

Apakah ada pengaruh konflik Desa Wadas dengan elektabilitas Ganjar Pranowo di Pilpres 2024? Terungkap penjelasan pengamat

Editor: Aqwamit Torik
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meluapkan kebahagiaannya mendengar kabar bahwa tim e-Sports Jateng lolos ke final Eksibisi PON Papua 2021. 

TRIBUNMADURA.COM,  JAKARTA - Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kerap dikaitkan dengan pencalonan di Pilpres 2024.

Namun, kali ini nama Ganjar Pranowo disorot pasca terjadi konflik pembangunan Bendungan Bener yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah.

Diketahui, konflik itu menuai sorotan publik, usai melibatkan warga Desa Wadas dengan ribuan aparat kepolisian.

Warga sempat diamankan saat insiden itu, dan kini sudah dibebaskan.

Pengamat Politik dari Indobarometer M Qodari turut menyoroti hal ini.

Menanggapi konflik tersebut, Qodari menyatakan, hal tersebut tidak akan memiliki pengaruh bagi elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca juga: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Datangi Desa Wadas, Lakukan Dialog dengan Warga Lokal

"Untuk sementara ini saya belum melihat adanya efek negatif kepada elektabilitas negatif kepada Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 maupun Gubernur Jawa Tengah," kata Qodari saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Kamis (10/2/2022).

Adapun perihal mendasar yang membuat Qodari meyakini konflik ini tidak akan berpengaruh pada elektabilitas Ganjar, karena pembangunan bendungan ini bukan program dari Ganjar Pranowo.

Tak hanya itu, arahan pengerahan anggota kepolisian untuk menangkap puluhan warga juga kata dia, bukanlah perintah dari orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

"Tidak berpengaruh terhadap Ganjar karena ini program pemerintah pusat. Bukan pemerintah provinsi. Dan Bukan Ganjar yang mengerahkan aparat keamanan ke lapangan apalagi menangkap warga," ucapnya.

Iklan untuk Anda: Seorang ibu rumah tangga ditelan ular piton raksasa
Advertisement by

Hal senada juga disampaikan oleh pendiri lembaga survei Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio.

Dia mengatakan, konflik ini tidak akan berpengaruh terhadap elektabilitas Ganjar terlebih jika isu tersebut tidak terbawa hingga Pilpres 2024 mendatang.

Baca juga: Insiden di Wada Purworejo, Gubernur Ganjar Pranowo Meminta Maaf, Siap Bertanggung Jawab

"Akan berpengaruh ke elektabilitas Ganjar kalau isu ini dipelihara sampai 2024 nanti, tapi kalau ga dipelihara orang Indonesia itu mudah memaafkan dan mudah lupa," kata Hendri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved