Berita Bangkalan

Harlah NU ke-99 di Bangkalan, Erick Thohir Ingin Pesantren Jadi Mercusuar Kebangkitan Ekonomi

Menteri BUMN, Erick Thohir bertekad membantu BUMN milik NU sebagai upaya memastikan keseimbangan ekonomi.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Menteri BUMN, Erick Thohir bersama Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan Menteri UKM Teten Masduki usai meneken Nota Kesepahaman dalam Puncak Peringatan Harlah Ke-99 Nahdlatul Ulama di Ponpes Syaikhona Kholil, Kelurahan Demangan, Kabupaten Bangkalan, Kamis (17/2/2022) 

Menteri UKM, Teten Masduki mengungkapkan, saat ini jumlah total pengusaha di Indonesia masih berada di angka 3,95 persen. Angka tersebut tergolong minim mengingat sebuah negara maju harus memiliki pengusaha di atas angka 4 persen.

“Kita ditargetkan menjadi negara maju di tahun 2045. Negara-negara maju rata-rata sudah mencapai angka 10 persen hingga 14 persen, Singapura 4,8 persen, Malaysia dan Thailand sudah di atas 4 persen,” ungkap Teten.

Untuk itu, lanjut Teten, pihaknya bersama Kementerian BUMN akan terus menambah porsi kredit perbankan untuk UKM yang hingga saat ini masih berada di angka 19,8 persen hingga mencapai 30 persen di tahun 2024.

“Pak Presiden juga memerintahkan saya untuk memperkuat kopontren. Saat ini kami sudah melakukan beberapa piloting Pesantren Al Itipad di Jawa Barat, memperkuat kopontren menjadi ekosistem untuk produk-produk sayur dan buah,” jelas Teten.

Selain itu, pilot project penguatan kopontren juga dilakukan Kementerian UKM dengan membangun pusat distribusi sebagai penguatan jaringan ritel yang ada di pesantren-pesantren di Jawa Timur. (edo/ahmad faisol)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved