Berita Pasuruan
Ini Pesan Gubernur Khofifah kepada Pedagang, Usai Gelontor 6 Ton Minyak Goreng di Kota Pasuruan
Total ada sebanyak 6 ton minyak goreng jenis curah dengan harga Rp 10.500 per liter yang digelontorkan di Pasar Besar Kota Pasuruan tersebut
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelontorkan 3.500 ton minyak goreng yang diperuntukkan bagi para pedagang pasar tradisional di 17 Kabupaten/Kota di Jatim.
Pagi ini, Jumat (4/3/2022), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kontrol langsung distribusi minyak goreng curah di Pasar Besar Kota Pasuruan.
Total ada sebanyak 6 ton minyak goreng jenis curah dengan harga Rp 10.500 per liter yang digelontorkan di Pasar Besar Kota Pasuruan tersebut.
Dalam distribusi kali ini, yang boleh membeli adalah para pedagang. Yang kemudian mereka diwajibkan untuk menjual langsung minyak goreng kepada konsumen sesuai harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah.
Langkah ini dilakukan guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan minyak goreng, sekaligus menstabilkan harga komoditas tersebut.
“Tadi malam saya melepas distribusi minyak goreng ke 17 kabupaten kota di Jatim. Dari 17 itu, Kota Pasuruan itu masuk, maka lalu saya diskusi sama tim dan memutuskan pagi ini kita ke Pasuruan di Pasar Besar,” tegas Khofifah.
Dalam layanan ini, setiap pedagang hanya boleh membeli maksimal 20 kilogram. Mereka yang membeli juga diwajibkan untuk menunjukkan KTP guna metode pengawasan.
Baca juga: Demi Minyak Goreng Murah, Warga Bangkalan Tak Peduli Hujan Deras, Ini Pesan Gubernur ke Produsen
Saat melakukan peninjauan, Khofifah berulang kali meminta ke pedagang agar nantinya mereka menjual kembali mingak gkrengnya sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.
“Kami terus berikhtiar, distribusi ini juga adalah bentuk ikhtiar kita bersama. Semoga harga minyak goreng bisa berangsur kembali normal,” tambah Khofifah.
Sementara itu, di Jatim, ada sebanyak 17 kabupaten/kota yang mendapatkan bantuan suplai minyak goreng ini.
Diantaranya untuk jenis minyak goreng premium Lentera di distribusikan ke Kab. Tulungagung, Banyuwangi, Jember, Lumajang, Bondowoso, Jombang, Nganjuk, Bojonegoro, Ngawi, Madiun, Ponorogo dan Kota Probolinggo.
Sedangkan, minyak goreng jenis Rakyat akan di di distribusikan di Kab. Tuban, Kediri, Lamongan, Pacitan dan Trenggalek.
Gubernur Khofifah mengatakan Pemprov Jatim secara bertahap akan mendistribusikan minyak goreng ke 38 kabupaten/kota di Jatim. Jadi, lanjutnya, di tahap satu ini diberangkatkan ke 17 kabupaten/kota.
"InsyaAllah, hari ini Jumat sore juga akan dilakukan pengiriman minyak goreng tahap kedua untuk 21 kabupaten/kota lainnya," ujarnya.
Menurut Khofifah, dengan terpenuhinya kebutuhan minyak goreng akan membangun ketenangan, rasa aman terhadap seluruh pedagang maupun masyarakat.
Sehingga, akan memberikan penguatan semua pihak utamanya pedagang kaki lima, para penjual gorengan, pengusaha katering, hingga ibu rumah tangga dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari.