Berita Sumenep

Pengusaha Kapal Tongkang Pelabuhan Kalianget Sambat ke Bupati Sumenep, Ini Keluhannya

Kehadiran mereka ini disambut baik oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Aula Pendopo Andhap Asor Keraton Sumenep

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Temui pemilik tongkang dan kelompok perahu penyebrangan di pelabuhan Talango-Kalianget Sumenep pada Rabu (13/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pengusaha atau pemilik kapal tongkang (KM) penyebrangan dan KPP (kelompok perahu penyebrangan) di pelabuhan Talango - Kalianget datangi Bupati Sumenep Achmad Fauzi pada Rabu (13/4/2022) pukul 11.00 WIB.

Kehadiran mereka ini disambut baik oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Aula Pendopo Andhap Asor Keraton Sumenep.

H. Herman Dali Kusuma, Anggota DPRD Sumenep hadir sebagai mediator untuk temui Bupati Achmad Fauzi bukan tanpa alasan, mereka sampaikan keluhan yang dirasakan langsung oleh KPP setelah ada penambahan dermaga untuk KM. Sampurna Putra Mandiri disisi Talango dan Kalianget.

Karena tempat yang biasa mereka KPP bersandar harus menahan emosi karena sempitnya tempat sandar yang mengakibatkan kurangnya harus menumpuk ke utara di sisi Talango.

Sedangkan pemilik kapal tongkang (KM) yang sudah ada sampaikan ke Bupati Achmad Fauzi atas keberatannya penambahan armada tongkangKM. Sampurna Putra Mandiri menjadi empat trayek tongkang sebagai solusi atasi antrean panjang.

Baca juga: Gencarkan Vaksinasi di Bulan Suci, Polres Sumenep Laksanakan Vaksinasi usai Shalat Tarawih

Empat itu diantaranya, CV. KM. Karjon, CV. KM. Serbaguna, CV. KM. Safaraz Jaya dan yang baru itu CV. KM. Sampurna Putra Mandiri.

"Sudah saya sampaikan dulu ke pihak Dishub soal penambahan tongkang, harus dikaji ulang dulu. Isunya dari kemaren hanya macet dan macet, sebenarnya kondisi di lapangan itu tidak macet. Kalau pada saat KM Safaraz itu docking memang iya, tapi kalau sudah selesai tidak ada," kata Direktur CV. Safaraz Jaya Salam.

Bahkan katanya, bukan mengurangi kemacetan dan tetapi menambah kemacetan. Alasannya trayek yang baru itu beroperasi nanti dalam satu lokasi yang sama dengan trayek yang lama.

Terpisah, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku keluhan yang disampaikan oleh pengusaha tongkang dan KPP ini secepatnya akan dibahas dengan dinas terkait.

"Masukan ini pasti kita bahas secepatnya dan terpenting kondusifitas dan kebersamaannya," ujar orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved