Sapi di Bangkalan Positif PMK

BREAKING NEWS- 5 Ekor Sapi di BKSDA Bangkalan Positif PMK, Kepala Dinas Peternakan : Kondisi Membaik

Itu setelah hasil uji laboratorium terhadap sampel darah sapi-sapi di kandang Balai Karantina, Kecamatan Tanjung Bumi dinyatakan positif PMK

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Hasil positif terkonfirmasi virus PMK diterima Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan di sela-sela gelaran rapat bersama terkait permasalahan wabah virus PMK di Ruang Banggar Lantai 2 Gedung DPRD Kabupaten Bangkalan, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Jalannya rapat bersama terkait permasalahan wabah virus penyakit mulut dan kaki (PMK) di Ruang Banggar Lantai 2 Gedung DPRD Kabupaten Bangkalan tiba-tiba terhenti, Selasa (17/5/2022). Itu setelah hasil uji laboratorium terhadap sampel darah sapi-sapi di kandang Balai Karantina, Kecamatan Tanjung Bumi dinyatakan positif terkonfirmasi virus PMK.

Informasi status positif terkonfirmasi yang diterima Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, Drh Ali Makki itu kemudian disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, Ahmat Hafid.

“Pertama dari Balai Karantina disampaikan, hasil tracing yang diambil pihak karantina terhadap 12 sapi yang suspect di Tanjung Bumi hasilnya positif,” ungkap Hafid di hadapan Wakil Bupati Bangkalan, Drs Mohni dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, H Fatkhurrahman.

Hadir dalam rapat bersama itu sejumlah anggota dan Ketua Komisi B DPRD Bangkalan, Rokib, Kepala UPT Balai Karantina Bangkalan, Agus Mugiyanto, Kepala Satpol PP Bangkalan, Rudiyanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan, Agus Sugianto Zain, Kabag Ops Polres Bangkalan, Kompol Moh Bagus Kurniawan, dan para peternak serta pedagang sapi-kambing se Kabupaten Bangkalan.

Baca juga: Pedagang dan Peternak Sapi di Bangkalan Mulai Gelisah, Arus Distribusi Hewan Ternak Macet Karena Ini

Kumpulan Berita Lainnya seputar  Bangkalan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Sebelumnya, pihak Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan bersama Polres Bangkalan melakukan pemantauan dan pemberian antibiotik terhadap total 141 ekor sapi di kandang Balai Karantina, Pelabuhan Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi, Sabtu (14/5/2022).

Pengiriman sapi-sapi itu tertahan sejak 6 Mei 2022 setelah pihak Balai Karantina mengeluarkan pengetatan untuk pengiriman sapi ke luar Bangkalan. Artinya, lembaga yang berada di bawah Kementerian Pertanian itu tidak menerbitkan sertifikat pengiriman hewan ke luar Bangkalan.   

“Saat kami turun, saya sudah bisik-bisik setelah melihat air liur deras dari hidung sapi-sapi bahkan ada yang sudah sulit berdiri. Alhamdulillah sekarang kondisi sapi sudah membaik. Sejumlah  37 ekor sapi yang suspect itu perkembangannya sudah bagus. Besok kamis kami akan turun lagi,” pungkas Hafid.

Kepala UPT Balai Karantina Bangkalan, Agus Mugiyanto mengungkapkan, pihaknya tidak hanya melakukan pengetatan terhadap arus pengiriman sapi dan kambing ke luar Bangkalan tetapi juga bersama TNI/Polri menggelar operasi gabungan untuk mencegah pengiriman sapi dan kambing masuk ke Bangkalan atau ke Madura.  

“Hal itu kami lakukan tentunya juga untuk menjaga kelestarian populasi sapi yang ada di Madura sekaligus biar bisa memutus rantai penyebaran PMK. Karena kami khawatirkan sapi atau kambing yang dibeli dari luar sana tidak diketahui tahu asal dan kondisinya,” ungkap Agus.

Atas hasil positif terkonfirmasi, lanjutnya, pihak Balai Karantina Bangkalan akan  melakukan pemantauan terus dengan harapan sapi-sapi yang sudah berstatus positif PMK ini tidak sampai terdistribusi keluar daerah.

“Untuk menjaga agar penyebarannya tidak semakin meluas. Total sapi yang positif di kandang kami sejumlah 5 ekor,” pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved