Berita Pamekasan

1.465 Napi Lapas Narkotika Pamekasan Lulus Rehabilitasi Medis dan Sosial, Kakanwil Harapkan Ini

Dari jumlah itu, sebanyak 220 diantaranya mengikuti program rehabilitasi medis, 1.200 rehabilitasi sosial dan 45 pasca rehabilitasi

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Wakil Bupati Pamekasan, RB Fattah Jasin saat menyerahkan SK berakhirnya program rehabilitasi terhadap perwakilan WBP yang menyelesaikan program rehabilitasi medis dan sosial di lapangan utama Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura, Rabu (3/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura berhasil menyelesaikan program rehabilitasi medis dan sosial serta pasca rehabilitasi bagi narapidana pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika.


Selama semester I tahun 2022 ini, ada 1.465 orang narapidana yang dinyatakan lulus program yang diinisiasi Dirjen Pemasyarakatan.


Dari jumlah itu, sebanyak 220 diantaranya mengikuti program rehabilitasi medis, 1.200 rehabilitasi sosial dan 45 pasca rehabilitasi


Kakanwil Kemenkumham Jatim, Zaeroji menjelaskan, program layanan rehabilitasi bagi narapidana pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika ini dilaksanakan selama enam bulan. 


"Selain itu ada juga 220 orang peserta pelatihan kemandirian dinyatakan telah lulus mengikuti program," kata Zaeroji saat menutup program periode semester I tahun 2022 di lapangan utama Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Rabu (3/8/2022).


Menurut Zaeroji, penanganan korban narkotika melalui rehabilitasi sangat penting untuk dilakukan. 


Dengan dasar kemanusiaan, para korban penyalahgunaan narkotika perlu dikembalikan kepulihannya.


"Agar mereka menjadi orang yang berdaya guna dan siap kembali ke tengah masyarakat," jelasnya.


Penuturan Zaeroji, rehabilitasi itu harus dilakukan simultan, mulai dari detoksifikasi hingga pasca rehabilitasi. 

Baca juga: Berbagi Berkah, Lapas Narkotika Pamekasan Beri 70 Paket Bantuan Sembako untuk Lansia

Kumpulan Berita Lainnya seputar Berita Madura Terbaru

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Hal ini untuk mencegah terjadinya angka kekambuhan (relapse prevention). 


Selain itu juga untuk meningkatkan produktifitas dan penyatuan kembali ke masyarakat. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved