Berita Lumajang

Emak-emak Terseret 20 Meter, Pertahankan Sepeda Motornya Dirampas Komplotan Maling, Terekam CCTV

Dia terseret di jalan raya saat mencoba mempertahankan sepeda motornya ketika dirampas komplotan maling. Kini wanita usia 40 itu mengalami trauma

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
Tangkapan Layar
Rekaman cctv pencuri motor di Lumajang emak-emak jadi korban terseret 20 meter 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG- Emak-emak terseret 20 meter, Nasib pilu dialami Sulastri warga Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang. Motornya hilang dicuri maling dan kakinya banyak mengalami luka babras.

Dia terseret di jalan raya saat mencoba mempertahankan sepeda motornya ketika dirampas komplotan maling. Kini wanita usia 40 itu mengalami trauma.


Pencurian itu terjadi pada Sabtu (19/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadiannya bermula saat Sulastri datang ke rumah juragannya di kawasan Jalan Slamet Wardoyo, Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang. Lokasi persisnya yakni di bengkel variasi mobil Lengki.


Seperti hari-hari biasa, Sulastri malam itu datang ke rumah tersebut untuk menyapu bengkel milik juragannya. Karena area yang disapu hanya halaman rumah, Sulastri memiliki kebiasaan memarkir sepeda motor sedikit sembrono. Di parkir di depan bengkel dengan kondisi kunci masih menempel di sepeda motor.

Dikiranya memarkir sepeda motor seperti itu aman karena masih diawasi.


Namun, kebiasaan itu ternyata sudah diamati pelaku-pelaku kejahatan. Malam itu,  tiba-tiba saja, ada dua orang laki-laki dari arah selatan mendekati sepeda motornya.

Salah seorang pelaku turun dari sepeda motor lalu menyalakan kunci motornya.


Sulastri yang melihat kejadian ini langsung reflek mengejar pelaku. Dia mencoba mempertahankan sepeda motornya agar tidak dibawa kabur. Namun, tindakan ini malah membuat pelaku semakin nekat. Pelaku malah makin kencang menggeber gas motor Sulastri. Inilah yang menyebabkan Sulastri terseret di jalan sampai sejauh 20 meter.

Baca juga: Jambret Sadis di Surabaya, Seorang Ibu Jadi Korban saat Jemput Anak Les, Tubuh Tersungkur di Aspal


Sulastri saat itu berteriak meminta tolong. Namun, ironinya tak ada satu pun warga yang menolongnya. Sepeda motornya merek Honda Vario dengan nomor polisi N 3954 YAR itu pun dibawa kabur pelaku. Padahal, saat itu situasi sekitar ramai. Lalu lalang kendaraan juga cukup padat.

Kumpulan Berita Lainnya seputar Lumajang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


"Sama sekali gak ada yang nolongin aku buat nyegah motorku dibawa kabur. Mungkin orang mengira suami-istri yang sedang ribut di jalan. Orang-orang itu, baru nolong pas saya sudah jatuh nangis,
tapi pelaku sudah kabur," keluh Sulastri.


Sulastri kini memasrahkan kejadian pencurian yang dialaminya ke polisi. Barang bukti yang digunakan melapor yakni rekaman CCTV. Sulastri berharap melalui rekaman video tersebut, polisi bisa segera menangkap pelaku.


Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hari Siswanto mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan. Dia meyakini pelaku bukan sekali dua kali melakukan perbuatan kriminal. Sebab, dari rekaman CCTV pelaku hanya butuh sekitar 15 detik untuk membawa kabur sebuah sepeda motor.


"Kami sedang menyelidiki identitasnya.   Saya pastikan kalau pelaku sudah tertangkap, kami tidak akan memberi ampun," pungkas AKP Hari.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved