Berita Sampang
Guna Menangani 36 Desa Kering Kritis, BPBD Sampang Ajukan Anggaran Rp 400 Juta
BPBD Sampang mengatakan bahwa dalam menangani bencnaa kekeringan ini pihaknya sudah mengajukan anggaran senilai Rp 400 juta ke pemerintah daerah
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura mengajukan anggaran ratusan juta khusus bantuan droping air bersih ke desa terdampak kekeringan tahun ini, Kamis (1/9/2022).
Sedangkan, telah didata dari 180 desa di Kota Bahari terdapat 63 desa terdampak bencana kekeringan, bahkan statusnya kering kritis.
Kepala Pelaksana BPBD Sampang Asroni mengatakan bahwa dalam menangani bencnaa kekeringan ini pihaknya sudah mengajukan anggaran senilai Rp 400 juta ke pemerintah daerah.
Baca juga: Momen Farel Prayoga Pelantun Ojo Dibandingke Mendapatkan Gendang Khusus dari Ganjar Pranowo
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com
Namun, untuk saat ini hasil dari pengajuan tersebut masih belum diketahui mengingat belum disetujui.
"Begitupun kami belum mengetahui ketersediaan anggaran di daerah apakah nantinya disetujui secara utuh atau tidak," ujarnya.
Ia menambahkan, pengajuan bantuan droping air bersih juga dilakukan kepada BPBD Provinsi sesuai arahan dari Sekretaris Daerah Sampang.
Sehingga kini dalam tahap menunggu keputusan Pemprov Jatim, adapun dalam pengajuanya BPBD Sampang menyertakan 36 desa terdampak kekeringan.
"Jadi terkait bantuan dari BPBD provinsi masih belum bisa dipastikan besaran bantuannya," pungkasnya.