Berita Madura

Tragedi Berdarah di Sampang, Pria Bangkalan Bersimbah Darah Dibacok Orang Tak Dikenal, Terkapar

terdapat seseorang pria seketika memberhentikan laju kendaraan korban, kemudian membacok korban di bagian punggung hingga korban terkapar.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Korban bersimbah darah, tergeletak di Jalan Raya Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (8/9/2022) pagi. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama


TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Tragedi Berdarah di Sampang, Pria Bangkalan Bersimbah Darah Dibacok Orang Tak Dikenal, Terkapar

Seorang pria bersimbah darah tergeletak di Jalan Raya Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (8/9/2022) pagi.


Pria yang tengah mengenakan kemeja putih beserta celana levis tersebut diduga menjadi korban pembacokan oleh Orang Tak Dikenal (OTK).


Informasi yang berhasil dihimpun TribunMadura.com, pria tersebut merupakan warga asal Desa Durjan, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan.


Saat kejadian korban tengah mengendarai sepeda motor yang sebelumnya baru selesai memotong rambut di salah satu tempat pangkas tidak jauh dari TKP.


Namun, terdapat seseorang pria seketika memberhentikan laju kendaraan korban, kemudian membacok korban di bagian punggung hingga korban terkapar.


Saat dikonfirmasi, Kapolsek Banyuates Iptu Rizky Akbar Kurniadi membenarkan atas peristiwa berdarah tersebut, bahkan sudah turun ke TKP untuk penanganan lebih lanjut.


Sebab, pihaknya mendapatkan laporan dari warga namun setibanya di lokasi korban tidak terselamatkan.


"Korban mengalami luka parah hingga meninggal dunia di TKP dan saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh kepolisian," ujarnya.

Baca juga: Kepergok Merokok, Santri Nekat Bacok Pengurusnya Usai Diselimuti Rasa Dendam, Korban Terkapar

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com


Ia menambahkan, sejauh ini masih belum mengetahui motif dan sosok tersangka dalam kasus ini, mengingat saat ini masih proses penyelidikan.


"Begitupun jumlah tersangka masih belum diketahui," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved