Berita Lamongan

Pilu, Teriakan Kakek Tak Berdaya Dihajar Pria yang Sedang Mabuk, Dua Warga Selamatkan Korban

Korban, Jupri (73)  disekap pelaku bernama bernama Miftakhul Khoir (47) di dalam kamar, pintu kamar dikunci hingga pelaku leluasa menghajar korban.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Aqwamit Torik
net
Ilustrasi penganiayaan seorang kakek di Lamongan dianiaya pria yang sedang mabuk 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Akibat mabuk berat karena pengaruh miras yang ditenggak,  seorang warga Kelurahan Brondong Kecamatan Brondong Lamongan tega  menganiaya kakek berusia 73 tahun.


Korban, Jupri (73)  disekap pelaku bernama bernama Miftakhul Khoir (47) di dalam kamar, pintu kamar dikunci hingga pelaku leluasa menghajar korban.


Djupri dipukul, ditendang dan tak kuasa melawan.

Korban hanya bisa merasakan sakit yang luar biasa. 

Baca juga: Tarif Ojol Naik Imbas Kenaikan Harga BBM, Setiap Daerah Berbeda, Simak Rinciannya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


Korban berteriak meminta tolong. Untung teriakan korban meminta tolong didengar oleh tiga orang saksi, Sumarlip (40),  Zainul Abidin (40) dan Sukariyan (53).


Ketiga saksi langsung mendatangi rumah korban, dan didapati arah teriakan korban itu dari dalam kamar.


Karena pintu kamar dikunci dari dalam, ketiga saksi kemudian terpaksa mendobrak pintu kamar tersebut.


"Ternyata pelaku juga ada di dalam dan terus menganiaya mbah Jupri yang sudah tidak berdaya itu," kata saksi Sumarlip kepada penyidik Polsek Brondong, Minggu (11/9/2022).


Pelaku diringkus oleh 2 dari 3 saksi.

Pelaku berusaha berontak, namun tak kuasa melawan kekuatan Zainul dan Sukariyan yang membekuknya.


Sementara Sumarlip harus membawa korban menuju Puskesmas untuk segera mendapatkan pengobatan.


Usianya yang sudah uzur dan dampak keberingasan pelaku, korban harus menjadi perawatan intensif di Puskesmas.


Sedangkan pelaku digelandang ke Polsek Brondong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Kini pelaku menjalani pemeriksaan dan mengakui kalau  ia menenggak miras sebelum menganiaya korban.


Miras yang diminumnya diakui dibeli di sekitar wilayah Brondong. " Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka karena tindak pidana penganiayaan, " kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Minggu (11/9/2022).


Tersangka ditahan dan dijerat Pasal 351 KUH Pidana. Polisi juga ada mencari tahu lokasi penjualan miras tempat tersangka menenggak miras.(Hanif Manshuri)
 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved