Tarif Ojol Naik Imbas Kenaikan Harga BBM, Setiap Daerah Berbeda, Simak Rinciannya

Imbas harga BBM naik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membagi tiga zona dalam penyesuaian atau kenaikan tarif ojol.

Editor: Aqwamit Torik
Tribunnews
ilustrasi driver ojek online - Tarif ojek online mengalami kenaikan pasca harga BBM naik 

TRIBUNMADURA.COM - Inilah tarif baru ojek online (ojol) di Indonesia yang kini mengalami kenaikan pada Sabtu (10/9/2022) 

Tarif ojol yang naik ini menyesuaikan kenaikan harga BBM.

Diketahui, tarif ojol di setiap daerah mengalami kenaikan yang berbeda.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membagi tiga zona dalam penyesuaian atau kenaikan tarif ojol.

Baca juga: Arti Mimpi Perempuan, Pertanda Kehidupan Bahagia Hingga Percintaan yang Tak Usai Tergantung Kondisi

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Zona I meliputi, Pulau Sumatera, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali.

Kenaikan tarif ojol pada Zona I yaitu, batas bawah dari sebelumnya Rp1.850 naik ke Rp2.000 atau terdapat kenaikan 8 persen.

Untuk batas atas dari Rp2.300 naik 8,7 persen menjadi Rp2.500 dan biaya jasa minimal menjadi Rp8.000-Rp10.000.

Zona II meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Pada Zona tersebut, terjadi kenaikan biaya batas bawah sebesar 13,33 persen dari Rp2.250 menjadi Rp2.550 dan batas atas naik sebesar 6 persen menjadi Rp 2.800 dari sebelumnya Rp2.650.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved