Berita Madura
Program Beasiswa Pendidikan Bupati Pamekasan Dipuji Ketua PWNU Jatim: Harus Dukung Ra Baddrut
Pendapat Ketua PWNU Jatim, warga nahdliyin semestinya juga bersyukur lantaran Kabupaten Pamekasan dipimpin oleh kader Nahdlatul Ulama.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH. Marzuki Mustamar mengapresiasi program beasiswa yang digelontorkan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
Menurutnya, warga Pamekasan harus bersyukur memiliki pemimpin yang peduli terhadap pendidikan dengan memberikan beasiswa pendidikan, berupa beasiswa santri, beasiswa kedokteran, bantuan terhadap guru ngaji, bantuan untuk masjid, musala dan lain-lain.
Pendapat dia, warga nahdliyin semestinya juga bersyukur lantaran Kabupaten Pamekasan dipimpin oleh kader Nahdlatul Ulama.
Sehingga bisa memikirkan nasib guru ngaji yang mendidik anak-anak di desa, serta memikirkan pendidikan anak tidak mampu.
Baca juga: Berita Madura Terpopuler 20 September 2022, Fasilitas Wifi Gratis di Taman Hingga Arahan Bupati
Berita menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan di Googlenews TribunMadura.com
"Sekarang Pamekasan punya bupati kader NU, warga Pamekasan harus bersyukur," ujar KH. Marzuki Mustamar saat menghadiri acara Haul Masyayikh Tokoh NU oleh MWCNU Kecamatan Tlanakan beberapa waktu lalu.
Menurutnya, jika Pamekasan dipimpin oleh orang yang tidak suka terhadap NU, bahkan benci terhadap NU, maka yang menjadi korban adalah warga nahdliyin, utamanya program cenderung tidak berpihak kepada warga NU.
Penilaian dia, Bupati Baddrut Tamam sejauh ini telah memberikan beasiswa kepada hampir 4.000 santri di beberapa pondok pesantren selama kepemimpinannya dengan diberikan Rp 500 ribu perbulan setiap santri.
Nominal anggaran yang disediakan untuk beasiswa santri tersebut mencapai puluhan miliar.
Menurutnya, apabila pemimpinnya bukan santri, dan bukan kader NU tidak mungkin memberikan beasiswa terhadap santri.
Oleh karena itu, Bupati Baddrut Tamam harus didukung kembali memimpin Pamekasan pada periode berikutnya.
"Para warga NU, kiai-kiai ini harus bersatu mendukung Ra Baddrut. Khawatir, beasiswa untuk ribuan santri hilang, beasiswa untuk anak Pamekasan kuliah keluar hilang, bantuan untuk guru ngaji hilang, kalau warga Pamekasan tidak menjaga nikmat besar, nikmat punya bupati kader Nahdlatul Ulama," ujarnya.
KH. Marzuki Mustamar juga menyampaikan, bantuan dana hibah untuk masjid dan musala tidak akan terwujud apabila pemimpinnya bukan kader NU.
Pendapat dia, Bupati Baddrut Tamam memiliki kapabilitas untuk menjadi pemimpin dengan terobosan program yang dilakukannya selama ini.