Berita Madura
Pemkab Sampang Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Keracunan Nitrogen Cair, Sejauh Ini Nol Kasus
Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) setempat telah membentuk Tim Khusus sebagai langkah pengawasan guna meminimalisir terjadinya kasus
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kasus keracunan pangan yang dialami anak-anak di sejumlah daerah di Indonesia akibat mengonsumsi jajanan ice smoke atau ciki ngebul lantaran mengandung nitrogen cair menjadi atensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Selasa (17/1/2023).
Terbukti, beberapa hari ini Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) setempat telah membentuk Tim Khusus sebagai langkah pengawasan guna meminimalisir terjadinya kasus tersebut
Kepala Dinkes dan KB Sampang, dr. Abdullah Najich mengatakan bahwa pembentukan tim sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) nomor KL.02.02/C/90/2023 yang ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada 6 Januari 2023.
SE tersebut tentang pengawasan terhadap penggunaan nitrogen cair pada produk pangan siap saji.
"SE sudah kami terima," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (17/1/2023).
Baca juga: Galau Putus dari Tunangan, Gadis Sampang ini Malah Jadi PSK di Warung Kopi di Pamekasan
Menurutnya, dalam keanggotaan tim khusus terdapat unsur tenaga kesehatan bekerja sama dengan Diskopindag Kabupaten Sampang.
Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com
Untuk tugasnya adalah mensurvey dan pemantauan terhadap para pedagang yang berpotensi berjualan makanan yang mengandung nitrogen cair.
Adapun, survei dan pengawasan dijalankan ke semua wilayah se Kabupaten Sampang.
"Termasuk kami akan melakukan pembinaan," tandasnya.
Sementara sejauh ini, hasil laporan dari sejumlah pusat kesehatan di Kota Bahari, tidak ada satupun anak mengalami keracunan akibat mengonsumsi ciki ngebul atau makanan ringan lainnya yang mengandung nitrogen cair.
"Untuk sementara belum ada," pungkasnya.
Transportasi Murah Meriah Trans Jatim Surabaya-Madura, Bayar Rp 5 Ribu Bisa Nikmati Fasilitas Nyaman |
![]() |
---|
Sudah Ada TransJatim, Warga Madura Ternyata Masih Suka Naik Bus Rute Jauh |
![]() |
---|
Kronologi Meninggalnya Warga Madura di Gurun Pasir saat Ingin Naik Haji Secara Ilegal |
![]() |
---|
Kunjungi Kangean, Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Budidaya Lobster Milik PT Balad Grup |
![]() |
---|
Bangkalan Larang Kelulusan SD-SMA Pakai Toga, Cukup Tasyakuran, Ikuti Gebrakan Gubernur Dedi Mulyadi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.