Muhaimin Iskandar Sindir Risma Soal Fenomena Ngemis Online di TikTok, Tak Boleh Pencitraan Saja

Gus Muhaimin mengatakan fenomena kekinian itu perlu terus ditangani, termasuk Kementerian Sosial harus pro aktif.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
TribunJateng/Hermawan Handaka
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar sindir Kemensos soal ngemis online di TikTok 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar turut menanggapi maraknya fenomena pengemis online di medsos yang mengeksploitasi orang tua.

Gus Muhaimin mengatakan fenomena kekinian itu perlu terus ditangani, termasuk Kementerian Sosial harus pro aktif.

"Ini harus kita tindak, sehingga tidak ada eksploitasi untuk menipu masyarakat," kata Gus Muhaimin disela kegiatan di Surabaya, Minggu (25/1/2023).

Ketua Umum PKB tersebut berharap persoalan ini dapat ditangani secara serius. Sebab, hal ini adalah persoalan sosial. Fenomena ini terbilang marak di medsos.

"Dinas Sosial, Kemensos tidak boleh hanya pencitraan tapi tangani dengan sebaik-baiknya," ujar politisi yang juga akrab disapa Cak Imin.

Baca juga: Berapa Uang Hasil Live TikTok Nenek Mandi Lumpur? Hasilnya Dibagi, Ogah Disebut Ngemis Online

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada pemerintah daerah untuk menindak maraknya ngemis online di platform media sosial TikTok.

Edaran tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penertiban Kegiatan Eksploitasi dan/atau Kegiatan Mengemis yang Memanfaatkan Lanjut Usia, Anak, Penyandang Disabilitas, dan/atau Kelompok Rentan lainnya.

Dalam SE itu dijelaskan, para gubernur dan bupati/wali kota dihimbau untuk mencegah adanya kegiatan mengemis, baik yang dilakukan secara offline maupun online di media sosial yang mengeksploitasi para lanjut usia, anak, penyandang disabilitas, dan/atau kelompok rentan lainnya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved