Berita Madura

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Tantang Bea Cukai Madura Berantas Rokok Ilegal

Karena selama ini, H. Zainal Arifin menilainya sangat nampak ketidak seriusan pihak Bea Cukai Madura dalam memberantas rokok ilega

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep H. Zainal Arifin. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep H. Zainal Arifin menantang pihak Bea Cukai Madura untuk memberantas rokok ilegal di empat Kabupaten, mulai dari Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan.

Karena selama ini, H. Zainal Arifin menilainya sangat nampak ketidak seriusan pihak Bea Cukai Madura dalam memberantas rokok ilegal.

Bahkan katanya, Bea Cukai Madura ini disebut lamban untuk melakukan penyelidikan terhadap rokok bodong tersebut.

"Bea cukai Madura itu tidak serius dalam memberantas rokok illegal. Mereka hanya memberikan ancaman dan peringatan saja," ungkap Zainal Arifin

Padahal lanjutnya, pihaknya butuh langkah konkret untuk menekan dan bahkan mengurangi rokok illegal, khususnya di wilayah ujung timur Madura.

Baca juga: Cegah Narkoba di Bulan Ramadan, Polres Sumenep Gelar Test Urine Bagi Propam Polsek Jajaran

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Jika pihak Bea Cukai Madura memang serius untuk memberantas peredaran rokok illegal katanya, maka disarankan harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, terutama dengan pihak kepolisian.

"Saya berbincang-bincang dengan Kapolres Sumenep. Memang tidak, pemberantasan rokok illegal ini bukan 'dapurnya' Polres Sumenep. Tapi saya kira pihak bea cukai Madura bisa minta bantuan Polres se-Madura untuk bersama-sama turun ke bawah dalam pemberantasan peredaran rokok illegal ini," jelasnya.

Bahkan, anggota Komisi II DPRD Sumenep itu langsung menantang keseriusan bea cukai untuk membuktikan apa yang disampaikannya di media.

Politisi PDI Perjuangan itu pun menyatakan kesiapannya untuk mendampingi pihak bea cukai Madura untuk turun ke tempat-tempat produksi rokok illegal tersebut.

"Saya tantang bea cukai Madura, kalau mereka benar-benar ingin memberantas peredaran rokok illegal ini saya siap untuk mendampinginya. Saya siapkan truk untuk mengangkut rokok-rokok illegal yang akan mereka sita," katanya.

Gara-gra Bea Cukai Madura tidak tegas dan berani dalam melakukan penyelidikan rokok illegal ini tambahnya, banyak supir yang mengangkut rokok illegal tujuan Jakarta tertangkap di bea cukai Surakarta. 

"Maka dalam dugaan saya, pihak bea cukai Madura sudah memiliki informasi dan bukti yang cukup untuk mendatangi tempat-tempat aktivitas rokok illegal," paparnya.

"Cuma sekarang, tinggal keberanian pihak bea cukai untuk sungguh-sungguh turun lapangan. Saran saya lebih baik mereka menggandeng pihak Polres Sumenep," sarannya.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved