Berita Madura
Gunakan Alat Seadanya, Sejumlah Petugas Damkar Sampang Terkapar Lemas Diserang Tawon Vespa
Mereka mengalami kondisi itu karena tersengat tawon vespa affinis yang bersarang di pohon milik warga di Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Tiga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sampang, Madura terkapar lemas hingga hanya bisa berbaring di atas ranjang Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Mereka mengalami kondisi itu karena tersengat tawon vespa affinis yang bersarang di pohon milik warga di Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Sampang.
Peristiwa itu bermula saat Posko Damkar Sampang mendapatkan laporan adanya sarang tawon vespa affinis yang meresahkan warga.
Atas pengaduan itu, sejumlah personel diterjunkan untuk upaya evakuasi dengan menggunakan kendaraan Damkar saat menuju ke lokasi pada (31/5/2023) malam.
Namun, nasib apes menimpa para personil di lapangan. Mereka malah tersengat kelompok tawon vespa affinis.
Baca juga: Menghindar Dari Kejaran Polisi, 6 Pelaku Rudapaksa di Sampang Kompak ke Malaysia
Dampak sengatan yang langsung bereaksi, bahkan bisa menyebabkan sesak nafas sehingga petugas segera dilarikan ke Puskesmas Camplong agar segera mendapat perawatan medis.
Salah satu Petugas Damkar Sampang, Zaini mengatakan bahwa memang saat ini di intansinya bekerja tidak memikirkan perlengkapan khusus untuk mengevakuasi sarang tawon vespa affinis.
Sehingga, saa melakukan evakuasi hanya menggunakan alat seadanya dan baju yang digunakan adalah seragam pemadaman kebakaran.
"Kami menggunakan baju anti panas, jadi beberapa tawon bisa menyelinap masuk ke balik baju dan menyengat petugas," ujarnya Jumat (2/6/2023).
Kawanan tawon berhasil menyengat beberapa bagian tubuh petugas, seperti dahi dan tangan sehingga seketika lemas dan merasakan panas dingin.
"Jadi para petugas segera dilarikan ke layanan medis agar mendapatkan perawatan intensif," pungkasnya.
Transportasi Murah Meriah Trans Jatim Surabaya-Madura, Bayar Rp 5 Ribu Bisa Nikmati Fasilitas Nyaman |
![]() |
---|
Sudah Ada TransJatim, Warga Madura Ternyata Masih Suka Naik Bus Rute Jauh |
![]() |
---|
Kronologi Meninggalnya Warga Madura di Gurun Pasir saat Ingin Naik Haji Secara Ilegal |
![]() |
---|
Kunjungi Kangean, Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Budidaya Lobster Milik PT Balad Grup |
![]() |
---|
Bangkalan Larang Kelulusan SD-SMA Pakai Toga, Cukup Tasyakuran, Ikuti Gebrakan Gubernur Dedi Mulyadi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.