Berita Blitar

Nahas Nenek Tewas Usai Lewati Jalan Berlubang, Disenggol Truk dari Arah Belakang, Pelaku Kabur

Mereka mengalami kecelakaan di jalan desanya, Rabu (12/7/2023) malam setelah sepeda motornya, Honda Vario yang ditumpanginya terjatuh ke aspal

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Imam Taufiq
Kecelakaan yang dialami seorang nenek dan cucunya di Blitar akibat dihantam truk dari belakang 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Bukan cuma jalur Malang-Blitar yang lewat jalur tengah kota dikenal jalur rawan kecelakaan namun jalan antarkecamatan di Kabupaten Blitar pun juga sama.

Itu karena jalannya tak kunjung diperbaiki meski sudah lama rusak dan banyak berlubang, hingga korban kecelakaan tak bisa dihitung dengan jari.

Kali ini yang jadi korban adalah nenek Skt (62), dan cucunya, Sbl (17), warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan.

Mereka mengalami kecelakaan di jalan desanya, Rabu (12/7/2023) malam setelah sepeda motornya, Honda Vario yang ditumpanginya terjatuh ke aspal akibat terjerembab ke jalan berlubang dan bersamasn itu ada truk dari arah belakang yang menyenggolnya.

Baca juga: Apesnya Sopir asal Sumenep Lewat di Lamongan, Usai Kecelakaan Kini Malah Berurusan dengan Polisi

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Namun, truk yang menyeruduknya itu tidak diketahui identitasnya karena langsung kabur dengan meninggalkan kedua korban dalam kondisi tersungkur di jalan aspal yang sepi dengan kiri kanan hutan jati.

"Petugas masih mencari identitas truknya karena langsubg meninggalkan korbannya," kata AKP Mursyid Hartanto, Kasat Lantas Polres Blitar, Kamus (13/7/2023).

Akibat kecelakaan itu, Skt tewas di TKP sedang cucunya, yang memboncengnya selamat meski mengalami luka yang cukup parah saat dibawa ke rumah sakit.

Bahkan, hingga beberapa jam dirawat di rumah sakit, gadis itu masih belum sadarkan diri akibat mengalami pendarahan pada lukanya, mulai di kepala sampai bagian tubuh lainnya.

"Jalan di situ (TKP) sepi sehingga tak langsung diketahui orang lain saat kejadian itu," ungkapnya.

Menurutnya, kejadian itu memang sudah malam atau sekitar pukul 19.00 WIB, ditambah jalan di TKP sepanjang sekitar 4 Km itu sepi.

Selain gelap dan sepi juga jauh dari perkampungan karena kanan kirinya hutan.

Entah dari mana, saat itu korban sepertinya dalam perjalanan pulang karena melaju dari arah Timur atau arah dari Alun-alun Lodoyo dan menuju ke arah wisata yang cukup terkenal, Kampung Coklat.

Dari tempat wisata yang sering dikunjungi para menterinya Pak Jokowi ke rumah korban masih sekitar 1 km namun jalannya selain gelap juga rusak karena sudah lama tak diperbaiki sehingga banyak lubang.

"Tak ada saksi dalam kejadian itu sedang korban yang selamat itu saat dibawa ke rumah sakit kondisinya kritis," tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved