Pusing Biayai Anak Sekolah Semakin Mahal, Ayah Celakai Diri, Sempat Melamun

Ayah berinisial AH ini mulanya sempat melamu setelah mengeluh sakit perut. AH mencelakai dirinya

|
Editor: Samsul Arifin
TribunJabar
Ilustrasi - Seorang ayah pusing biayai anak sekolah berujung celakai diri 

AH pun langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kini, korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Yati menduga alasan utama yang melatarbelakangi AH memilih mengakhiri hidupnya karena pusing memikirkan biaya sekolah anak.

Untuk diketahui, tiga dari empat anak AH masih mengenyam pendidikan di sekolah swasta.

Baca juga: Polemik Seragam Sekolah, SMAN 1 Mojokerto Tak Wajibkan Wali Murid Beli di Sekolah, Beri Pilihan

Baca juga: Kisah Siswa SMA di Bangkalan Pakai Seragam Gantian dengan Kakak, Kepala Sekolah Besarkan Hati Murid

LH tahun ajaran yang lalu baru saja lulus hendak melanjutkan ke jenjang pendidikan SMA.

"Dia pengin anak nomor dua melanjutkan sekolahnya. Saya bilang, 'ya sudah enggak apa-apa sampai lulus SMP'. Nah, dia penginnya diteruskan ke SMA," ungkap Yati.

“Setiap bulannya, Kartu Jakarta Pintar (KJP) kan diambil sama gurunya untuk bayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Nah, dapatnya cuma uang jajan doang," imbuh dia.

Yati mengatakan, setiap bulannya, uang yang diterima dari KJP senilai Rp 250.000.

Jumlah tersebut tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pendidikan anak AH.

Selain masalah ekonomi, kata Yati, AH sebelumnya mengeluhkan sakit pada lambungnya.

"Tadinya sakit lambung, dia mengeluh. Mungkin kesal ya, kesal sama penyakit, belum lagi biaya sekolah anak yang semuanya swasta," tutur Yati.

Bukan pertama kali

AH juga diketahui pernah melakukan aksi percobaan bunuh diri serupa.

Saat itu, upaya AH untuk mengakhiri hidup keburu ketahuan anak sulungnya, sehingga akhirnya dia mengurungkan niat tersebut.

"Itu pernah, waktu bapak bawa tambang. Tapi tambangnya dibuang sama abang," kata LH kepada Yati.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved