Beda Pinjol dan Paylater, Dua Metode Transaksi yang Banyak Digunakan Masyarakat, Sekilas Mirip
Bahasa pinjol dan paylater tak asing bagi sebagian pengguna smartphone. Keduanya menjadi metode transaksi pembayaran yang banyak digunakan.
TRIBUNMADURA.COM - Inilah perbedaan pinjaman online (pinjol) dan paylater.
Kedua metode transaksi ini kerap disamakan oleh masyarakat, padahal punya perbedaan.
Bahasa pinjol dan paylater tak asing bagi sebagian pengguna smartphone.
Keduanya menjadi metode transaksi pembayaran yang banyak digunakan.
Baca juga: Niat Hapus Database Pinjol, Pria ini Malah Merugi Puluhan Juta Rupiah Hingga Diteror Debt Collector
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com
Sebagian orang menggunakan pinjol dan paylater untuk membeli barang atau jasa di kala mereka belum memiliki cukup uang.
Sekilas pinjol dan paylater memang terlihat mirip.
Pengguna pinjol dan paylater sama-sama meminjam uang untuk mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan.
Namun, keduanya ternyata memiliki perbedaan. Lantas, apa perbedaan pinjol dan paylater?
Perbedaan Pinjol dan Paylater
Berikut sejumlah perbedaan dari transaksi keuangan menggunakan metode pinjol dan paylater.
1. Metode transaksi
Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sarjito menjelaskan bahwa pinjaman online atau pinjol merupakan layanan keuangan peminjaman dana.
"Pinjaman online adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi dana dengan penerima dana dalam melakukan pendanaan konvensional atau berdasarkan prinsip syariah," jelasnya kepada, Selasa (29/8/2023).
Ia menyebutkan, pemberi dan penerima dana pinjol akan bertemu secara langsung untuk melakukan transaksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-pinjaman-online-pinjol.jpg)