Berita Viral

Viral Pengamen Diamankan Satpol PP, Terkuak Dapat Rp500 Ribu selama 6 Jam, ‘Sebulan Bisa Beli Motor’

Pengamen ini menarik perhatian publik lantaran menghasilkan Rp500 ribu dalam 6 jam.

Editor: Mardianita Olga
Instagram.com
Belakangan ini sebuah video viral, menyoroti pengamen yang memperoleh Rp500 ribu selama 6 jam mengamen. 

“Apakah dia memaksa sehingga meresahkan pak ?”

“4 hari aja udah setara UMR Jogja”

“Kemarin nengok adik yang kuliah di Jogja, makan lesehan di jalan deket ugm yang banyak lesehannya itu, kaget pengamen ga abis2, satu pergi yang lainnya udah ada di belakangnya. Gimana mau makan, mau ngemplok dateng pengamen lagi”

“Yg konser 1 hari dapet ratusan juta bahkan miliaran ko diamankan satpol pp? Dia ngehibur orang lain bukan ngemis.”

“Makanya gua males ngasih ke pengemis karena mereka yg gua kasih, malah hidup gua yg lebij miris bjir”

“Yang ngasih malah gk makan njir,” tulis beragam komentar warganet.

Sementara itu, pengamen di Bangkalan tetiba mengamuk ke juru parkir.

Ulah pengamen berinisial RD (44) menjadi perhatian masyarakat dan para pemotor di kawasan Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (22/11/2023) siang.

Ia tiba-tiba mengamuk hingga terjadi keributan bersama jukir di halaman parkir sebuah toko modern.

Kedua tangan pengamen berambut gondrong itu awalnya diikat warga dengan seutas tali. Tidak berselang lama, rombongan personel Sat Reskrim dan Sat Samapta Polres Bangkalan tiba di lokasi kejadian. RD kemudian digelandang ke Polres Bangkalan untuk dimintai keterangan.

Pemeriksaan terhadap RD dilakukan di ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangkalan.

“Kamu tadi marah-marah itu ngapain, kenapa?,” tanya Kanit PPA Aipda Priyanto kepada RD di hadapan Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo.

Dengan tangan diborgol, pengamen RD secara spontan menjawab, “Itu Pak, kesurupan Hanoman”. Pengakuan bernada menggelitik dari pengamen itu membuat sejumlah awak jurnalis berupaya menahan tawa.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo menyatakan, keributan antara RD dan seorang jukir berinisial HR dilaporkan masyarakat melalui saluran SPKT. Awalnya, RD berjalan melintasi area parkir di depan sebuah toko modern.

“Mungkin ada tidak enak di hati ketika disapa ‘Bro’ oleh tukang parkir. Pengamen RD tidak terima dikira mau menantang hingga (RD) memegang kerah baju tukang parkir,” ungkap Heru di hadapan awak jurnalis.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved