Pemilu 2024

Klarifikasi Emil Dardak saat Disebut Jadi Pembisik Gibran Pada Debat Pilpres 2024: Sudah Takut

Emil Elistianto Dardak, diisukan jadi pembisik Gibran Rakabuming Raka Calon Wakil Presiden

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Bobby Constantine Koloway
Juru bicara (Jubir) Gibran Rakabuming Raka Emil Elestianto Dardak saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TRIBUN JATIM NETWORK, Imam Nawawi


TRIBUNMADURA.COM, JEMBER- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, diisukan jadi pembisik Gibran Rakabuming Raka Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor urut 02 pada setiap debat Pilpres 2024.


Menanggapi isu tersebut, Emil Dardak menyatakan hal merupakan kampanye kebohongan yang menyudutkan Cawapresnya Prabowo Subianto saat ikut Debat kandidat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.


"Katanya ada alat, saya komat kamit bisa keluar dari mulutnya mas Gibran, percaya nggak?," katanya saat memberikan sambutan dalam konsolidasi bersama Kader Partai Demokrat di Jember, Minggu (28/1/2024).

Baca juga: Video Sikap Mahfud MD saat Debat Hadapi Gibran Viral di Media Sosial, Banjir Pujian


Menurutnya, munculnya narasi seperti itu, menandakan lawan poitik pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 sudah mulai dihantui ketakutan.


"Artinya mereka sudah takut, Mas Gibran adalah seperti namanya, yang berarti kerja keras," kata Emil.


Pria yang kini jadi Juru Bicara Cawapres Nomor Urut 02 Gibran mengungkapkan, bahwa Putra Sulung Presiden Joko Widodo belajar keras dengan materi sebelum melakukan debat di Pilpres 2024.


"Dikira dia bisa ngomong begitu, tidak belajar. Belajar lah, belajar dengan keras, saya saksinya sendiri. Beliau kerja keras dan rendah hati," klaim Emil.


Namun untuk selebrasi kakak Kaesang Pangarep di panggung debat Cawapres 2024 kemarin. 


Emil menilai hal tersebut bagian dari dinamika perdebatan.


"Kemudian ada trik di panggung debat, ya itu seperti di arena tinju. Mungkin kalau ternyata ada ini (omongan miring), oke kami dengarkan aspirasi masyarakat. Nanti kalau ada kesempatan berikutnya, kami lakukan pendekatan lain," ulasnya.


Suami Arumi Bachsin ini menegaskan yang terpenting pada Pilpres 2024, adalah masyarakat jangan salah pilih memimpin untuk lima tahun ke depan.


"Kalau ada (paslon lain) yang bilang, program pemerintahan era Pak Jokowi kami lanjutkan, yang mana?. Ada yang bilang nanti satu keluarga miskin satu sarjana, memang sekarang ini belum ada (Program itu), padahal sekarang ada program KIP-Kuliah, Penerima KIP-Kuliah itu biaya kuliahnya dibayari, dapat biaya hidup sebesar Rp 700.000 setiap bulan," papar Emil lagi.

 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenenenews TribunMadura.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved