Berita Surabaya

Nasib Tragis Pemuda di Surabaya, Dua Minggu Koma Gara-Gara Kena Tebasan Celurit Saat Tawuran

Pagi itu jam dinding menunjukkan pukul 04.30 WIB. Meizka Putri, bergegas bangun dari tempat tidurnya untuk segera melaksanakan Salat Subuh.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
TribunMadura/ Tony Hermawan
Ilustrasi Polisi menunjukkan celurit digunakan kelompok remaja tawuran di Surabaya 

Dia tidak menyangka musibah itu menimpa adiknya. Sebab, sebelum kejadian, yaitu pukul 22.00, korban telah pulang ke rumah. Korban membeber kasur di ruang tamu dan setahunya sudah tidur.

Sang ibu, katanya, setiap hari menangis memikirkan adiknya. Cobaan yang dihadapi ini sangat berat. Ayah dalam kondisi sakit stroke. Semula kondisi Adis tak diberitahukan kepada Ayahnya. Namun, karena sudah terlalu lama di rumah sakit dengan pelan-pelan, ia mengatakan yang sesungguhnya kepada sang ayah.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved