Senin, 18 Mei 2026

Berita Terkini Sumenep

BERITA SUMENEP TERPOPULER HARI INI, Dana Banpol NasDem Sumenep Hingga Pelecehan Oknum Guru SD Negeri

TribunMadura.com merangkum berita menarik dan populer di wilayah Sumenep, salah satunya mulai gejolak di internal partai NasDem hingga pelecehan siswa

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
Google Maps
Ilustrasi peta pulau Madura. TribunMadura.com merangkum berita menarik dan populer di wilayah Sumenep, salah satunya mulai gejolak di internal partai NasDem hingga pelecehan siswa 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Berita Sumenep Madura terpopuler hari ini pada Sabtu (25/5/2024).

TribunMadura.com merangkum berita menarik dan populer di wilayah Sumenep, salah satunya mulai internal partai NasDem yang bergejolak karena dana banpol.

Gejolaknya partai NasDem Sumenep terkait dugaan tidak transparansinya bantuan dana banpol yang saat ini dipimpin oleh Moh. Hosni.

Isu tersebut terungkap setelah ada surat pernyataan bermeterai dari Bendahara DPD Partai Nasdem Sumenep Taufiqqurrahman yang bersuara dan berbicara terkait dana banpol pada Selasa (21/5/2024) lalu.

Dalam surat itu Taufiqqurrahman mengakui, dirinya tidak pernah diajak dalam pencairan dan pemanfaatan dana banpol selama jadi bendahara NasDem.

Bahkan dirinya mengakui tidak pernah menandatangani surat-surat dana banpol.

Termasuk juga soal pertanggung jawaban SPj yang disampaikan ke Bakesbangpol Sumenep.

Sampai berani dia meminta Bakesbangpol Sumenep menahan pencairan dana banpol tahun anggaran (TA) 2024 ini.

Dari gejolak itulah, sampai-sampai 4 Ketua DPC mendatangi kantor Bakesbangpol untuk menyerahkan surat pernyataan bendahara DPD Nasdem Sumenep.

Keempat ketua itu diantaranya, Ketua DPC Nasdem Guluk-Guluk Damiri, Ketua DPC Pragaan Anasrullah, Ketua DPC Saronggi A. Zaini, dan Ketua DPC Kalianget Misnadin.

Terpisah, Moh. Hosni (Ketua DPD Nasdem Sumenep) langsung membantah pernyataan tertulis bendaharanya itu tidaklah benar. Dan termasuk soal jabatan empat tahun bendahara.

Bahkan Moh. Hosni menegaskan bahwa pemanfaatan dana banpol di partainya sudah berjalan sesuai dengan regulasi.

Soal tudingan dana banpol itu lanjutnya, dari pernyataan bendaharanya itu mengada-ada.

Sebab, dalam semua pencairan dan laporan mengenai banpol ditandatangani oleh bendahara.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved