Berita Terkini Surabaya

Kakak Beradik di Surabaya Bernasib Nahas saat Kejar Jambret di Jalan Parang Kusumo: Kepala Bocor

Aksi kejahatan jalanan seperti penjambretan kembali terjadi di Kota Surabaya. Terbaru, ada 3 orang mengalami kecelakaan saat berusaha mengejar jambret

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Taufiq Rochman
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi jambret di Kota Surabaya 

"Korban pas ditolong ini cerita sebelum jatuh itu ngejar jambret. Handphonenya dirampas," ujarnya.

Abdul menceritakan tiga korban yang merupakan warga Gresikan pergi membeli makanan.

Ketika arah pulang, tepatnya sekitaran Kantor DPRD Jatim dipepet oleh dua orang yang berboncengan sepeda motor.

Penumpang sepeda motor tersebut lantas merampas handphone korban.

Korban berusaha mengejar.

Namun, sesampai di Jalan Parang Kusumo, Sifa yang saat itu menjadi pengemudi tidak dapat menguasai kendaraanya karena kontur jalan ada gundukan.

Kendaraannya oleng, sedangkan dua pelaku kabur ke arah Jalan Indrapura.

"Sebenarnya sebelum korban jatuh ada warga yang dengar orang teriak-teriak."

"Tapi gak bilang maling-maling atau jambret."

"Dikira anak kecil-kecil lagi berantem biasa, gak tahunya kalau mereka dijambret," ujarnya.

Tak terelakkan, para korban yang masih tergolong anak-anak itu saat menceritakan kronologi kejadian menangis.

Terutama korban atas nama Sifa kepalanya harus dibalut perban.

Akhirnya tiga korban dievakuasi PMI Surabaya ke Rumah Sakit Soewandhie.

Kasus itu sudah dilaporkan ke polisi.

Warga sebenarnya berusaha mencari tahu identitas pelaku, namun sayangnya CCTV kampung yang menyorot jalan ternyata dalam kondisi rusak.

Ikuti berita seputar Surabaya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved