Madura Terpopuler

Madura Terpopuler: Suami di Sampang Nekat Aniaya Istri hingga Polres Bangkalan Tarik 20 Senpi

Inilah kumpulan berita Madura Terpopuler, Selasa (26/11/2024). Dari suami di Sampang nekat aniaya istri hingga Polres Bangkalan tarik 20 senpi.

Penulis: Januar | Editor: Januar
TribunMadura/ Ahmad Faisol
Wakapolres Bangkalan, Kompol Andi Febrianto memimpin kegiatan pengecekan, pengawasan, dan penertiban senpi-senpi dinas personel Polri secara berkala, Senin (25/11/2024) 


Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie mewanti-wanti masyarakat setempat untuk menghindari praktik politik uang maupun ‘serangan fajar’ menjelang tahapan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024.

Selain menggerogoti kualitas demokrasi, praktik politik uang juga berdampak terhadap pemerintahan 5 tahun mendatang.

Hal itu ditegaskan Arief M Edie setelah gelaran Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 dalam Rangka Pengamanan TPS pada Masa Pemungutan Suara dan Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 yang digelar di halaman Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin (25/11/2024).

“Saya ingatkan kembali untuk masyarakat pilih sesuai hati nurani, jangan ada money politic karena dampaknya kepada pemerintahan yang akan datang. Pasti akan hutang piutang yang terus berjalan dan tidak akan bagus untuk pembangunan di Kabupaten Bangkalan,” ungkap Arief di hadapan awak jurnalis.

Ia menegaskan, Kabupaten Bangkalan menjadi wilayah pertama di Indonesia yang dipilih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk pembukaan Program Roadshow Bus KPK 2024 bertemakan, ‘Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi’ pada 30 Mei 2024 lalu.

Selama 4 hari di Bangkalan, KPK melalui Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat akan mensosialisasikan pendidikan tentang pencegahan sekaligus penguatan sistem antikorupsi.

“KPK sudah mengawali roadshow bus KPK berkaitan dengan politik uang dan ‘serangan fajar’. Sehingga saya harapkan masyarakat bisa memilih wakil-wakilnya sesuai hati nurani untuk melayani masyarakat dalam 5 tahun ke depan,” jelas Arief.

Seperti diketahui, masyarakat Bangkalan dalam Pilkada Serentak 2024 akan memilih Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan dengan dua pasangan calon (paslon). Terdiri dari paslon nomor urut 01 Lukman Hakim-Moch Fauzan Ja'far dan paslon nomor urut 02 Mathur Husyairi-Jayus Salam.

Sementara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, masyarakat Bangkalan akan memilih tiga paslon. Meliputi paslon nomor urut 01 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim, paslon nomor urut 02 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, serta paslon nomor urut 03 Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta.  

“Saya berharap kepada masyarakat untuk tetap hadir ke TPS, sekali lagi pilih wakilnya sesuai hati nurani tanpa intervensi politik uang maupun ‘serangan fajar’. Sehingga Bangkalan tetap aman, lancar, dan terkendali. Kita doakan Pak Kapolres dan seluruh jajarannya untuk bisa nyaman dan aman di sini, tanpa harus ada yang mengalami apapun,” harapnya.

Arief percaya masyarakat Bangkalan pasti akan bertindak aman, nyaman untuk kotanya. Karena Bangkalan saat ini sedang berkembang dan masyarakatnya sedang giat-giatnya bekerja. Sehingga tidak akan nada lagi pertarungan atau perselisihan dalam Pilkada Serentak 2024.

“Karena masyarakat sudah sadar itu, dan alhamdulillah saat ini juga bantuan teman-teman forkopimda bahwa angka kemiskinan turun, angka pengangguran terbuka turun, inflasi kita terjaga. Sehingga saya berharap dengan semua ketabahan, masyarakat tetap menjaga pilkada dengan tertib, aman, dan nyaman,” pungkas Arief.

Sementara Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengungkapkan, pihaknya telah melakukan mitigasi sebagai upaya mengurangi resiko dan dampak dari pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang saat ini tengah memasuki masa tenang, berlanjut pemungutan suara, hingga rekapitulasi suara.  

“Hasil mitigasi zona sangat rawan ada 4 wilayah, rencananya personel Brimob Mako Polda Jawa Timur kami ploting di empat zona sangat rawan. Sedangkan satu kompi dimaksimalkan untuk kegiatan patroli,” ungkap Febri.  

Berdasarkan lampiran Surat Perintah Kapolres Bangkalan bernomor 1493/XI/OPS.1.3./2024 tertanggal 22 November 2024, empat zona sangat rawan atau zona merah yakni TPS 4 di Desa Tagungguh, TPS 5 Desa/Kecamatan Tanjung Bumi, TPS 6 Desa Alas Rajah dan TPS 2 Desa Karang Gayam Kecamatan Blega.  

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved