Rabu, 20 Mei 2026

Berita Mojokerto

Wabah PMK Mulai Merebak, Peternak Sapi di Mojokerto Bernasib Mengenaskan 

Peternak sapi mengeluh wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di 16 kecamatan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang menyebabkan hewan ternaknya

Tayang:
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunMadura/ M Romadoni
Peternakan sapi skala besar terdampak wabah PMK di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. 

"Pemerintah segera tanggap mengatasi permasalah ini, terus bagaimana penanganannya. Vaksin PMK terutama, karena vaksin sangat dibutuhkan. Enam bulan sekali wajib vaksin, kalau hewan ternak sapi tidak vaksin ya tetap bisa terkena PMK," pungkasnya.

Sebelumnya, Tim paramedik Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, mendatangi peternakan sapi yang terpapar wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Mereka melakukan pengecekan hewan ternak sapi sekaligus pelayanan kesehatan pada hewan ternak di sebuah peternakan sapi skala besar, di Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa (31/12/2024) kemarin.

Petugas menemukan tujuh kasus yaitu, enam ekor sapi sakit terjangkit PMK dan satu sapi mati.

"Tambahan (Kasus PMK) Desa Sambiroto, 7 tertular di antaranya 6 hewan ternak sapi sakit dan 1 mati," ucap Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Tutik Suryaningdyah.

Ia mengungkapkan kondisi terkini kasus PMK telah menyebar di 16 Kecamatan, Kabupaten Mojokerto.

Dengan rincian, paling banyak kasus PMK terjadi di Kecamatan Kutorejo dengan total 58 ekor sapi dan Pacet 33 sapi.

Kemudian di Kecamatan Jetis 25 kasus dan Kecamatan Puri 20 kasus.

Sapi yang terpapar PMK di Kecamatan Gedeg 18 kasus, Jatirejo dan Trawas masing-masing 15 kasus, Dlanggu 14 kasus, Mojoanyar 13 kasus, Dawarblandong 8 kasus, Mojosari 4 kasus serta Pungging 3 kasus.

"Laporan dari peternak di Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko yaitu tujuh kasus PMK. Penyebaran PMK total 16 kecamatan dari total 18 kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto," ujar Tutik Suryaningdyah.

Kasus PMK pada hewan ternak sapi di Kabupaten Mojokerto meningkat dari 241, menjadi 247 kasus.

Dengan rincian sebanyak 226 ekor sapi kondisinya sakit terpapar PMK, dan 14 ekor sapi mati serta sembilan potong paksa akibat terjangkit wabah tersebut.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadoura.com

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved