Berita Terkini Pamekasan
PKL Menjamur di Area Arek Lancor Pamekasan Kerap Bikin Macet, Ini Respons Dishub
Menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) di pinggir jalan raya seputaran Taman Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Madura kerap bikin macet
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan raya seputaran Taman Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Madura kerap bikin macet.
Terutama mulai menjamurnya pedagang buah yang berjualan di atas mobil pikap di depan Gedung Bakorwil Pamekasan, kerap membuat pengendara yang melintas kesal.
Sebab, para pembeli buah sering memarkir kendaraannya sembarangan yang hampir memakan separuh dari jalan raya.
Ironisnya lagi, terdapat pedagang buah yang sengaja meninggalkan mobil pikap mereka bermalam di depan Gedung Bakorwil Pamekasan.
Dalam pengaturan arus lalu lintas diperlukan peran Dinas Perhubungan Pamekasan untuk mengatur agar tidak terjadi kecamatan.
Merespons kondisi ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pamekasan, Ajib Abdullah mengaku selalu berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pamekasan dan Satpol PP Pamekasan untuk mengatur arus lalu lintas di seputar Monumen Arek Lancor Pamekasan agar tidak terjadi kemacetan akibat bertumpuknya PKL.
Kata dia, banyaknya PKL yang berjualan di pinggir jalan raya di seputaran Taman Monumen Arek Lancor ini mengurangi lebar jalan yang bisa dilalui oleh pengendara.
Padahal beberapa PKL sudah ada yang direlokasi ke tempat jualan khusus di Sae Salera, Sae Rassah, dan Food Colony.
Namun masih banyak PKL yang nakal berjualan di area pinggir jalan raya seputaran Taman Monumen Arek Lancor.
"Memang perlu keseriusan dan ketegasan kami dan instansi terkait untuk terus menjaga dan mendorong agar PKL ini tidak berjualan lagi di area Taman Monumen Arek Lancor," kata Ajib Abdullah, Sabtu (4/1/2025).
Menurut Ajib, untuk membersihkan PKL yang berjualan di seputaran Taman Monumen Arek Lancor perlu kolaborasi antara instansi, seperti Satpol PP.
Alasannya, karena jika bergerak sendiri, tidak akan mampu memindahkan PKL yang terlanjur banyak berjualan di area itu.
"Harus bergerak bersama-sama tidak bisa hanya bergerak sendiri," sarannya.
Ajib menargetkan, di tahun 2025 ini berupaya menggeser PKL yang berjualan di seputaran Taman Monumen Arek Lancor ke tempat yang sudah disediakan oleh Pemkab Pamekasan.
Hendak ke Sawah Dicaci Maki, Pria Pamekasan Naik Pitam Bacok Tetangga Pakai Celurit |
![]() |
---|
9 Polisi Pamekasan Diganjar Penghargaan Usai Bongkar Curanmor dan Pencurian BBM |
![]() |
---|
Mafia Tembakau Mengancam, Haji Her Siapkan Langkah Perlawanan untuk Stabilkan Harga |
![]() |
---|
Warga Pamekasan Terluka Parah Dianiaya, Ada Bekas Sabetan di Bahu |
![]() |
---|
Sosok Warga Pamekasan Bayar Tetangga Rp2,5 Juta buat Cosplay Jadi Jenazah Dipikul Naik Keranda 4 KM |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.