Berita Terkini Sumenep
Sejumlah Petugas Dapur MBG di Sumenep Mengundurkan Diri, Kenapa?
Sejumlah petugas dapur MBG di Sumenep dikabarkan memilih mengundurkan diri, kenapa?
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep, Madura tetap dilaksanakan sesuai jadwal sejak diluncurkan pada hari Senin (13/1/2025) lalu.
Namun, sejumlah petugas dapur MBG memutuskan mengundurkan diri.
Sumber yang menyatakan pada TribunMadura.com mengaku tidak heran beberapa karyawan memilih berhenti karena beban kerja yang harus dijalani sangat berat.
Selain itu, juga tidak pernah diberi tahu berapa upah bagi karyawan atau petugas dapur MBG yang akan didapatkan.
"Paling berat itu bagian mencuci kotak makanan, mulai dari pukul 13.30 WIB - 01.00 WIB dini hari."
Baca juga: Karyawan Dapur Makan Bergizi Gratis Sumenep Ramai-ramai Mundur: Beban Kerja Terlalu Berat
"Banyak yang berhenti karena tidak kuat dengan jam kerjaannya," tutur narasumber yang meminta namanya tidak disebutkan pada Rabu (29/1/2025).
Setiap pekerja dapur MBG lanjutnya, memiliki tugasnya masing-masing.
Mulai dari memasak, menyiapkan makanan dan mencuci kotak makanan.
Untuk petugas bagian memasak tuturnya, mulai bekerja dari pukul 01.00 - pukul 10.00 WIB baru selesai.
Sedangkan bagian yang menyiapkan makanan, mulai bekerja pukul daro pukul 04.00 - 11.00 WIB.
Kalau yang bertugas mempersiapkan bahan-bahan makanan juga berbeda, mulai dari pukul 15.00 - 02.00 WIB.
Paling nasib lanjutnya, sudah beban kerja berat sebagian petugas dapur MBG tidak diberi makan dan terpaksa harus makan dari sisa makanan yang tidak dihabiskan oleh siswa.
Pada hari pertama program MBG diluncurkan lanjutnya, ada sekitar empat karyawan dapur MBG yang bertugas mencuci kotak makan berhenti.
Alasan mereka karena sudah tidak sanggup dengan beban kerja yang dilaksanakan.
| Sumenep Serius Garap Energi Terbarukan demi Kemandirian Daerah |
|
|---|
| Sarasehan BEM–Pemkab Sumenep: Merajut Perencanaan dari Dialog dan Gagasan Kritis |
|
|---|
| Warga Gili Iyang Sumenep Cemaskan Dampak Tumpahan Minyak CPO, Ikan hingga Kepiting Ditemukan Mati |
|
|---|
| Baru 81 Siswa, Pendamping PKH Kejar Target Sekolah Rakyat di Sumenep |
|
|---|
| Relawan SPPG di Talango Sumenep Dilatih Prinsip Keamanan Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Kepala-Satu-Pelayanan-Pemenuhan-Gizi-SPPG-Sumenep-M-Kholilurrahman-memberi-keterangan.jpg)