Senin, 20 April 2026

Berita Surabaya

Ingin Dapat Kerja, Pria di Surabaya Malah Kena Tipu saat Datang ke Warkop, Motor Amblas

Viral di media sosial video CCTV merekam aksi penipuan bermodus sebagai bos warkop yang menawarkan

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Istimewa
AKSI PENIPUAN- Screenshot video CCTV merekam aksi penipuan bermodus berlagak sebagai bos warkop yang menawarkan lowongan pekerjaan untuk akhirnya motor korban dibawa kabur. Korbannya, pria berinisial DF, saat berada di sebuah warkop kawasan Kelurahan Simo Gunung, Sawahan, Surabaya, pada pukul 20.30 WIB, Selasa (11/2025). Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah karena kehilangan Motor Honda Beat warna merah bernopol N-6093-BR. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA-Viral di media sosial video CCTV merekam aksi penipuan bermodus sebagai bos warkop yang menawarkan lowongan pekerjaan agar dapat membawa kabur motor korbannya, pada Rabu (12/2/2025) siang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut menimpa seorang pria berinisial DF, saat berada di sebuah warkop kawasan Kelurahan Simo Gunung, Sawahan, Surabaya, pada pukul 20.30 WIB, Selasa (11/2025).

Akibat aksi penipuan tersebut, korban mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah karena kehilangan Motor Honda Beat warna merah bernopol N-6093-BR. 

Ceritanya, Korban DF menghubungi nomor pelaku yang semula menawarkan lowongan pekerjaan melalui unggahan media sosial. 

Selama berkomunikasi berkomunikasi dengan korban mengenai lowongan tersebut melalui nomor WhatsApp (WA), pelaku berdalih bernama BN.  

Lalu, kedua belah pihak bersepakat untuk membicarakan lowongan pekerjaan tersebut secara langsung dengan bertatap muka di sebuah tempat pertemuan. 

Pelaku lantas meminta Korban DF untuk menemuinya di lokasi warkop tersebut. 

Setelah bertemu, pelaku berlagak sebagai juragan di warkop tersebut, agar meyakinkan korbannya.

Kemudian, pelaku meminta KTP korban dan meminjam motornya sebentar berdalih untuk melapor adanya orang baru kepada ketua RT permukiman setempat. 

Korban DF yang terperdaya dengan akal-akalan pelaku, begitu mudahnya meminjamkan motornya kepada pelaku. 

Setelah menunggu berjam-jam di warkop, pelaku tak kunjung kembali menunjukkan batang hidung, apalagi mengembalikan motor. 

Pada momen itulah, Korban DF baru menyadari bahwa dirinya sudah tertipu.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya Iptu Agus Tri Subagio mengatakan, pihaknya belum memperoleh adanya laporan pihak korban atas kasus tersebut. 

Namun, pihaknya sudah mengerahkan personel untuk melakukan pengecekan lokasi kejadian dan memeriksa para saksi. 

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved