Selasa, 19 Mei 2026

Hikmah Ramadan 2025

Merawat Kemabruran Puasa, Lebih Banyak Diam

Ada pepatah kuno mengatakan: diam adalah emas dan bicara adalah perak. Kita bisa setuju atau tidak dengan pepatah ini

Tayang:
Editor: Taufiq Rochman
Nasaruddinumar.com
HIKMAH RAMADAN 2025 - Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA dalam aritkel berjudul "Merawat Kemabruran Puasa, Lebih Banyak Diam". 

Oleh: Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA

TRIBUNMADURA.COM - Ada pepatah kuno mengatakan: diam adalah emas dan bicara adalah perak.

Kita bisa setuju atau tidak dengan pepatah ini tetapi yang pasti kita sendiri seringkali menyesal karena
terlalu banyak bicara.

Kita juga sering bersyukur karena bisa bersikap diam dan mengendalikan diri sehingga terbebas dari fitnah dan marabahaya.

Kita juga sering setuju dengan pernyataan, kita lebih gampang disuruh bicara ketimbang disuruh diam.

Yang pasti mungkin semuanya kita pernah memilih diam sebagai jawaban yang paling tepat.

Nabi Zakaria juga pernah mengalami hal ini sebagaimana diungkapkan dalam Surah Maryam.

Ia sangat berhasrat memiliki anak.

Ia tak pernah berhenti berdoa meskipun usianya sudah tua dan isterinya juga demikian.

Sebagai wujud tanda syukur dan sekaligus nazar sekiranya ia berhasil dikaruniai anak maka ia akan berpuasa bicara selama tiga hari, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an: “Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda".

Tuhan berfirman: "Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia
selama tiga malam, padahal kamu sehat". (Q.S. Maryam/19:10).

Akhirnya doanya dikabulkan dan Nabi Zakaria pun menunaikan nazarnya dengan berpuasa bicara selama hari yang
ditentukan.

Diam atau puasa bicara bukan pekerjaan mudah bagi orang normal.

Namun Allah SWT selalu mengingatkan kita agar hati-hati soal bicara, sebagaimana firman-Nya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar”. (QS. Al-Ahzab/33:70).

Dalam hadis Nabi disebutkan: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Rasulunya maka hendaklah ia mengatakan yang benar atau lebih baik diam”.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved