Kisah Pilu Soesalit Djojoadhiningrat, Anak Semata Wayang RA Kartini yang Nyaris Terlupakan Sejarah
Soesalit Djojoadhiningrat adalah satu-satunya putra RA Kartini yang perjalanan hidupnya penuh lika-liku dan nyaris terlupakan dalam catatan sejarah.
Penulis: Afrilia Mustika Damayanti | Editor: Mujib Anwar
Sayangnya, karier militernya tidak berjalan mulus. Pangkatnya yang sempat mencapai Mayor Jenderal, diturunkan menjadi Kolonel, hingga akhirnya dipindahkan ke Kementerian Perhubungan.
Puncak penderitaan Soesalit terjadi pada peristiwa Pemberontakan PKI di Madiun pada tahun 1948. Dalam sebuah dokumen rahasia yang disita pemerintah, nama Soesalit disebut sebagai “orang yang diharapkan” oleh kelompok pemberontak.
Akibat kedekatannya dengan sejumlah tokoh dan laskar kiri, ia dituduh terlibat. Walau tidak pernah terbukti secara hukum, Soesalit tetap dijadikan tahanan rumah.
Baca juga: Inilah Link Twibbon Hari Kartini 21 April, Bisa Diposting di Instagram, WhatsApp Hingga Facebook
Presiden Soekarno kemudian membebaskannya, namun setelah itu, Soesalit tidak lagi menjabat sebagai panglima. Ia dipindah menjadi perwira staf Angkatan Darat di Kementerian Pertahanan.
Pada tahun 1950, Soesalit ditunjuk menjadi Kepala Penerbangan Sipil. Kemudian, saat Kabinet Ali Sastroamijoyo I (1953–1955), ia dipercaya menjadi Penasihat Menteri Pertahanan, Iwa Kusumasumantri, dengan pangkat Kolonel.
Soesalit Djojoadhiningrat wafat pada 17 Maret 1979 di Rumah Sakit Angkatan Perang (RSAP).
Meski namanya tidak sepopuler ibunya, jejak kehidupannya mencerminkan pergulatan dan pengabdian yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di TribunMadura.com
RA Kartini
Hari Kartini
anak RA Kartini
Soesalit Djojoadhiningrat
Tribun Madura
TribunMadura.com
Emansipasi Wanita
| Warung Madura Menjalar ke Kota Besar, Dari Jejak Rantau hingga Strategi Bertahan di Tengah Kompetisi |
|
|---|
| Tradisi Carok di Madura Bukan Sekadar Konflik tetapi Memiliki Tata Cara dan Aturan |
|
|---|
| Persib Bandung vs Arema FC, 2 Laga Tanpa Kebobolan, Singo Edan Percaya Diri Tantang Maung Bandung |
|
|---|
| Toron Saat Hari Raya Iduladha, Tradisi Mudik Khas Warga Madura yang Tetap Lestari |
|
|---|
| Pantai Slopeng, Destinasi Wisata Unggulan Sumenep dengan Hamparan Pasir Unik dan Panorama Menawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Soesalit-Djojoadhiningrat.jpg)