Berita Surabaya
Alasan Gadis yang Hilang tapi Ternyata Ngamar di Hotel Bareng 5 Orang Dewasa, Cari Figur Keluarga
Pemkot Surabaya memberikan pendampingan remaja wanita asal Surabaya berusia 15 tahun yang sempat kabur
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Bahwa, sang anak diketahui sudah tiga kali dijajakan oleh salah satu teman perempuan berusia dewasa dalam kelompok tersebut untuk menjajakan kemolekan tubuhnya kepada pria hidung belang.
"Kemarin, ya dia sama teman-temannya itu. Ada perempuan dewasa 1 orang, yang mungkin jadi iya (muncikari). (Berhubung badan layani pelanggan) lupa saya, berapa kalinya. Tapi kalau selama kabur, kalau engga salah 3 kali, kayaknya, dapat pelanggan. Ya berkeliaran di hotel-hotel tengah kota," jelasnya.
Menurut Ida, sang anak terlibat dalam kelompok orang dewasa itu, karena terpengaruh pergaulan yang salah. Selama ini, sang anak tinggal bersama ayah, kakek, dan pamannya. Ibunya, sudah tidak lagi tinggal bersama, semenjak berpisah dari ayahanda sang anak.
Mungkin, lanjutnya, sang anak merasa kehilangan sosok orangtua yang utuh dan selalu ada untuk mendampingi dirinya bertumbuh. Apalagi, sang ayah selalu bekerja sampai larut malam. Sehingga, pertemuan dan komunikasi antara sang anak dengan ayahanda, terbilang kurang.
"Mungkin dia mau mencari sosok figur keluarga. Informasinya, ayahnya kerja sampai malam terus. Sepertinya dia mencari figur yang salah di tempat lain. Motifnya kabur karena murni karena pergaulan saja yang salah. Ya itu baru kali ini saja untuk kabur sampai 19 hari," ungkapnya.
Menurut Ida, peran keluarga dan keharmonisan hubungan kedua orangtua juga menentukan kondisi tumbuh kembang dan mentalitas sang sang anak.
Diharapkan komunikasi yang terjalin baik antara anak dan orangtua dapat memastikan anak memperoleh hak-haknya untuk tumbuh dan berkembang secara layak.
Perlu kiranya menciptakan situasi yang harmonis di dalam keluarga, sehingga anak dapat menyampaikan segala sesuatu secara jujur dan terbuka, mengenai kehidupan dengan temannya, gurunya, dan orang-orang di sekitarnya tempat tinggal.
Agar, para orangtua dapat memantau dan mengetahui apa yang baik dan tidak baik dilakukan oleh sang anak.
"Selama ini kami menggaungkan terus bahwa ketahanan keluarga itu yang sangat penting. Karena keluarga itu akan berefek kemana-mana. Kalau keluarga itu pecah pasti akan berdampak ke anak ke istri," pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolsek Tegalsari Polrestabes Surabaya Kompol Rizki Santoso mengatakan, sang anak berhasil ditemukan di sebuah hotel kawasan Kecamatan Tegalsari bersama lima orang temannya.
Empat orang diantaranya laki-laki berusia dewasa yakni RH (22), DA (23), RAF (18) dan RH (21), dan seorang wanita berusia dewasa berinisial LZV (20).
Tak cuma berhasil menemukan keberadaan sang anak yang menjadi sasaran penyelidikan atas Laporan Polisi yang ditangani Polsek Tegalsari.
Ternyata petugas menemukan enam bungkus poket plastik diduga berisi serbuk narkotika jenis sabu, serta perkakas alat hisab atau bong.
"Unit Reskrim Polsek Tegalsari dipimpin AKP Pandu Bimantara berhasil menemukan Anak hilang tersebut di sebuah hotel wilayah Tegalsari bersama 5 orang dewasa lainnya
Saat dilakukan penggeledahan di kamar Hotel juga ditemukan barang bukti narkoba," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Selasa (17/6/2025).
| Desas-desus Motif Pemicu Kakek 4 Cucu di Surabaya Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas |
|
|---|
| Awal Mula Terbongkarnya Praktik Joki UTBK 2026 di Unesa, Modus yang Digunakan Terungkap |
|
|---|
| Tugu Pahlawan Surabaya, Monumen Ikonik Peringatan Pertempuran 10 November 1945 |
|
|---|
| Gedung Siola, Saksi Bisu Sejarah Perdagangan dan Perjuangan di Surabaya |
|
|---|
| Sejarah Gereja Tertua di Surabaya, Berdiri Sejak 1811 dan Jadi Saksi Perjuangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/PENYELIDIKAN-ORANG-HILANG-Saat-Anggota-Unit-Reskrim-Polsek-Tegalsari-Polrest.jpg)