Berita Internasional
Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja Makin Memanas, Akankah Merembet ke Indonesia?
Kondisi perbatasan Thailand-Kamboja semakin memanas. Akankah kondisi tersebut merembet hingga ke Indonesia?
Komsan mengatakan dia telah menyiapkan sekantong barang selama lebih dari sebulan sekarang, termasuk pakaian ganti dan pengisi daya ponsel.
"Kami punya grup obrolan Line yang dibuat oleh kepala desa untuk menyebarkan berita. Mereka sudah mengajari kami ke mana harus pergi jika terjadi perkelahian. Itulah sebabnya saya selalu membawa tas kecil saya setiap hari," ujarnya. "Semoga ini cepat berakhir. Saya belum pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya."
Thailand menutup perbatasan dengan Kamboja karena konflik meningkat
Thailand menutup perbatasannya dengan Kamboja setelah konflik antara negara tetangga meningkat, menurut pejabat Thailand.
"Kami telah meningkatkan tindakan ke level 4, yang mencakup penutupan total semua pos pemeriksaan perbatasan di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja," kata Laksamana Muda Surasant Kongsiri, juru bicara Pusat Ad Hoc untuk Situasi Perbatasan Thailand-Kamboja.
Surasant mengatakan Thailand merasa “wajib dan terpaksa” untuk menutup perbatasan karena situasinya telah meningkat.
Setidaknya 12 orang tewas dalam eskalasi sengketa perbatasan Thailand-Kamboja
Sebagian besar warga sipil Thailand – telah dipastikan tewas dalam bentrokan antara pasukan Thailand dan Kamboja di perbatasan bersama kedua negara, menandai meningkatnya pertikaian yang telah berlangsung lebih dari 100 tahun, dan telah berlangsung selama beberapa bulan.
Artileri dan roket telah ditembakkan dari Kamboja, dan Thailand telah mengerahkan jet tempur.
Sementara pejabat di Bangkok menyalahkan serangan itu pada agresi Kamboja, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet mengatakan Thailand melancarkan serangan yang telah dimediasi sebelumnya.
Negara-negara tetangga telah menyerukan de-eskalasi, dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan dia akan berbicara dengan kedua negara pada akhir hari ini.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
| Sosok Wali Kota Muslim Pertama New York Zohran Mamdani, Jadi Mimpi Buruk Donald Trump |
|
|---|
| Amerika Serikat vs Venezuela Makin Panas, Trump Kirim Pesawat Pengebom, Kepung Caracas |
|
|---|
| Nasib Politikus Israel yang Berani Interupsi Pidato Donald Trump, Tuntut Netanyahu Diperiksa |
|
|---|
| Di Tengah Krisis Gaza, Teman Baik Salurkan Bantuan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan Pengungsi |
|
|---|
| Cara Taiwan Menjaga Keselamatan Warganya di Tengah Ancaman Bencana, Anak Sekolah Diliburkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/PETA-KONFLIK-Peta-Thailand-dan-Kamboja-Beberapa-lokasi-terjadi-konflik-antara-dua.jpg)