Kamis, 4 Juni 2026

Berita Terkini Pamekasan

Campak Mengganas di Pamekasan, 175 Anak Positif dan 5 Meninggal Dunia

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Madura merilis kasus penyakit campak di wilayah setempat mengalami lonjakan signifikan

Tayang:
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
CEGAH CAMPAK - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, dr Saifuddin saat mensosialisasikan penanganan campak di kantornya. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Madura merilis kasus penyakit campak di wilayah setempat mengalami lonjakan signifikan.

Kadinkes Pamekasan, dr Saifudin mengamati sedang terjadi kenaikan kasus campak mulai pekan terakhir Agustus 2025 yang lonjakannya signifikan. 

Terdata dari 1 Januari 2025 - 7 September 2025 ditemukan suspek (terduga) terkena penyakit campak di Pamekasan sebanyak 432 anak. 

Kemudian setelah melalui uji laboratorium, dinyatakan 175 orang positif campak

Terdiri dari 174 campak murni dan 1 penyakit rubella. 

Proporsi umur, penyakit campak di Pamekasan banyak diderita anak usia 1-4 tahun.

Baca juga: 18 Desa di Pamekasan Berstatus KLB Campak, 6 Anak Meninggal Dunia

Rinciannya 56 persen menjangkit usia 1-4 tahun, 26 persen menjangkit usia 5-9 tahun, 11 persen menjangkit anak kurang dari usia 1 tahun, 4 persen menjangkit anak lebih dari usia 15 tahun, dan 3 persen menjangkit usia 10-14 tahun. 

“Ini yang agak kita prihatin dari kasus campak ini ada 6 anak meninggal,” kata dr Saifudin, Selasa (9/9/2025). 

Namun dari 6 anak yang meninggal karena penyakit campak ini, 1 anak setelah dikonfirmasi ke tim audit klinis, dinyatakan meninggal bukan karena campak

dr Saifudin memastikan kematian akibat campak di Pamekasan, dimungkinkan hanya 5 anak. 

“Yang bulan Agustus 2025 tiba-tiba naik sehari itu mencapai 79 kasus."

"Kemudian minggu kemarin awal September 2025 terdapat 43 kasus,” ungkap dr Saifudin. 

Lebih lanjut dr Saifudin berharap lonjakan penyakit campak di bulan September ini menurun.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved