Berita Terkini Sumenep
Dana Desa Miliaran, Warga di Sumenep justru Patungan Perbaiki Jalan Sendiri
Semangat kebersamaan ditunjukkan Warga Desa Pragaan laok, Sumenep. Para warga turun ke jalan membenahi akses utama desa secara sukarela
Ringkasan Berita:
- Warga Desa Pragaan Laok bergotong royong memperbaiki jalan poros desa sepanjang 250 meter yang rusak parah selama lebih dari 10 tahun.
- Perbaikan dilakukan dengan pasir, sirtu, dan rabat beton sederhana, menggunakan dana sekitar Rp 15 juta hasil patungan warga dan donasi lewat siaran langsung TikTok.
- Dalam lima tahun terakhir, Desa Pragaan Laok menerima Dana Desa sekitar Rp 7,03 miliar, namun jalan poros desa disebut belum pernah tersentuh pembangunan.
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Semangat kebersamaan ditunjukkan Warga Desa Pragaan laok, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Para warga turun ke jalan membenahi akses utama desa sepanjang 250 meter.
Perbaikan ini dilakukan secara sukarela lantaran kondisi jalan rusak sudah tidak layak selama bertahun-tahun.
Jalur ini bukan sekadar jalan biasa, melainkan urat nadi bagi para petani dan pelajar di Desa Pragaan Laok.
Baca juga: Warga Sumenep Tandu Pasien Turuni Tebing Curam, Jalan Rusak Belum Diperbaiki Sejak Zaman Penjajahan
Abusairi, perwakilan warga, mengungkapkan selama lebih dari sepuluh tahun, hampir tidak ada sentuhan perbaikan resmi dari pihak berwenang di jalur tersebut.
“Sudah sekitar sepuluh tahun lebih kondisinya seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, ini satu-satunya akses,” ujar Abusairi, Sabtu (3/1/2026) seperti dikutip dari Kompas.com.
Perbaikan dilakukan dengan cara menambal lubang menggunakan pasir dan sirtu.
Di beberapa titik yang paling rawan, warga menambahkan rabat beton sederhana agar jalan lebih aman dilalui.
Kumpulkan Donasi dari Iuran dan Live TikTok
Seluruh biaya perbaikan berasal dari iuran warga serta donasi yang dihimpun melalui siaran langsung di platform TikTok.
Total dana yang terkumpul sekitar Rp 15 juta.
Jumlah tersebut sangat kontras jika dibandingkan dengan Dana Desa yang diterima Desa Pragaan Laok dalam lima tahun terakhir.
Berdasarkan data, Dana Desa yang diterima Pragaan Laok mencapai Rp 7,03 miliar, dengan rincian Rp 1,15 miliar pada 2021, Rp 1,31 miliar pada 2022, Rp 1,39 miliar pada 2023, Rp 1,64 miliar pada 2024, dan Rp 1,51 miliar pada 2025.
Dana tersebut sejatinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur dasar, termasuk perbaikan jalan desa.
Abusairi menegaskan, meski Dana Desa telah digulirkan hampir satu dekade, jalan poros desa yang menjadi urat nadi aktivitas warga justru luput dari pembangunan.
“Setahu saya tidak pernah ada perbaikan,” ungkap dia.
| Sumenep Serius Garap Energi Terbarukan demi Kemandirian Daerah |
|
|---|
| Sarasehan BEM–Pemkab Sumenep: Merajut Perencanaan dari Dialog dan Gagasan Kritis |
|
|---|
| Warga Gili Iyang Sumenep Cemaskan Dampak Tumpahan Minyak CPO, Ikan hingga Kepiting Ditemukan Mati |
|
|---|
| Baru 81 Siswa, Pendamping PKH Kejar Target Sekolah Rakyat di Sumenep |
|
|---|
| Relawan SPPG di Talango Sumenep Dilatih Prinsip Keamanan Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Warga-Desa-Pragaan-Laok-Sumenep-swadaya-melakukan-perbaikan-jalan-poros-desa.jpg)