Berita Terkini Sumenep
Politisi Senior Sumenep Ingatkan Pansel Jaga Integritas Seleksi Sekda
Dinamika seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep menjadi perhatian sejumlah tokoh.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
Ringkasan Berita:
- Ach Djoni Tunaidy, politisi senior dan mantan anggota DPRD Sumenep, mengingatkan Panitia Seleksi Sekda agar menjaga integritas, kejujuran, dan transparansi dalam setiap tahapan seleksi.
- Syahwan Effendi mundur dari jabatan Ketua Pansel sekaligus Pj Sekda Sumenep pada 14 Januari 2026 untuk menghindari konflik kepentingan
- BKPSDM Sumenep memastikan seleksi tetap berjalan sesuai jadwal, dengan pendaftaran dibuka 19 Januari–2 Februari 2026 dan hasil administrasi diumumkan 3 Februari.
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dinamika seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep menjadi perhatian sejumlah tokoh.
Salah satunya dari politisi senior sekaligus mantan anggota DPRD Sumenep, Ach Djoni Tunaidy.
Melalui akun media sosial resminya, Djoni Tunaidy mengingatkan Panitia Seleksi (Pansel) agar menjaga integritas dan kejujuran dalam setiap tahapan proses seleksi Sekda Sumenep.
"Penting sekali bagi Panitia Seleksi Sekda untuk menjalankan tugasnya dengan integritas yang tinggi."
"Kejujuran dalam setiap tahapan proses seleksi merupakan fondasi utama untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas," tulis Djoni Tunaidy, dikutip TribunMadura.com pada Jumat (23/1/2026).
Baca juga: Seleksi Sekda Sumenep Disorot, Aturan Usia Dinilai Tak Sinkron dengan Perbup
Ia berharap seluruh anggota pansel dapat bekerja secara objektif dan transparan.
Sehingga hasil seleksi benar-benar mencerminkan kompetensi terbaik para kandidat.
"Semoga hasil seleksi nantinya benar-benar mencerminkan kompetensi terbaik yang ada, bukan untuk kepentingan individu semata," tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Pansel yang juga Penjabat (Pj) Sekda Sumenep, Syahwan Effendi mengundurkan diri dari jabatannya pada 14 Januari 2026.
Syahwan menyebut pengunduran dirinya sebagai langkah untuk menjaga objektivitas dan menghindari potensi konflik kepentingan dalam proses seleksi.
"Saya memilih mundur supaya pansel lebih berintegritas, steril dan objektif," kata Syahwan kepada media.
Pasca pengunduran diri tersebut, kepemimpinan pansel dialihkan kepada unsur Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur serta melibatkan akademisi.
Kepala BKPSDM Sumenep, Benny Irawan mengatakan tahapan seleksi Sekda tetap berjalan sesuai jadwal. Pendaftaran dibuka kembali mulai 19 Januari - 2 Februari 2026.
"Pengumuman hasil seleksi administrasi akan disampaikan pada 3 Februari. Seluruh persyaratan sudah kami cantumkan melalui website resmi," kata Benny, Kamis (22/1/2026).
| Sumenep Serius Garap Energi Terbarukan demi Kemandirian Daerah |
|
|---|
| Sarasehan BEM–Pemkab Sumenep: Merajut Perencanaan dari Dialog dan Gagasan Kritis |
|
|---|
| Warga Gili Iyang Sumenep Cemaskan Dampak Tumpahan Minyak CPO, Ikan hingga Kepiting Ditemukan Mati |
|
|---|
| Baru 81 Siswa, Pendamping PKH Kejar Target Sekolah Rakyat di Sumenep |
|
|---|
| Relawan SPPG di Talango Sumenep Dilatih Prinsip Keamanan Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Tampak-dari-depan-Kantor-Bupati-Sumenep-di-Jl-Raya-Dr-Cipto-Kecamatan.jpg)