Selasa, 5 Mei 2026

Berita Terkini Sumenep

Politisi Senior Sumenep Ingatkan Pansel Jaga Integritas Seleksi Sekda

Dinamika seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep menjadi perhatian sejumlah tokoh.

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura/ Ali Hafidz
Tampak dari depan Kantor Bupati Sumenep di Jl. Raya Dr. Cipto Kecamatan Kota Sumenep. 
Ringkasan Berita:
  • Ach Djoni Tunaidy, politisi senior dan mantan anggota DPRD Sumenep, mengingatkan Panitia Seleksi Sekda agar menjaga integritas, kejujuran, dan transparansi dalam setiap tahapan seleksi.
  • Syahwan Effendi mundur dari jabatan Ketua Pansel sekaligus Pj Sekda Sumenep pada 14 Januari 2026 untuk menghindari konflik kepentingan
  • BKPSDM Sumenep memastikan seleksi tetap berjalan sesuai jadwal, dengan pendaftaran dibuka 19 Januari–2 Februari 2026 dan hasil administrasi diumumkan 3 Februari.  

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dinamika seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep menjadi perhatian sejumlah tokoh.

Salah satunya dari politisi senior sekaligus mantan anggota DPRD Sumenep, Ach Djoni Tunaidy.

Melalui akun media sosial resminya, Djoni Tunaidy mengingatkan Panitia Seleksi (Pansel) agar menjaga integritas dan kejujuran dalam setiap tahapan proses seleksi Sekda Sumenep.

"Penting sekali bagi Panitia Seleksi Sekda untuk menjalankan tugasnya dengan integritas yang tinggi."

"Kejujuran dalam setiap tahapan proses seleksi merupakan fondasi utama untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas," tulis Djoni Tunaidy, dikutip TribunMadura.com pada Jumat (23/1/2026).

Baca juga: Seleksi Sekda Sumenep Disorot, Aturan Usia Dinilai Tak Sinkron dengan Perbup

Ia berharap seluruh anggota pansel dapat bekerja secara objektif dan transparan.

Sehingga hasil seleksi benar-benar mencerminkan kompetensi terbaik para kandidat.

"Semoga hasil seleksi nantinya benar-benar mencerminkan kompetensi terbaik yang ada, bukan untuk kepentingan individu semata," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Pansel yang juga Penjabat (Pj) Sekda Sumenep, Syahwan Effendi mengundurkan diri dari jabatannya pada 14 Januari 2026.

Syahwan menyebut pengunduran dirinya sebagai langkah untuk menjaga objektivitas dan menghindari potensi konflik kepentingan dalam proses seleksi.

"Saya memilih mundur supaya pansel lebih berintegritas, steril dan objektif," kata Syahwan kepada media.

Pasca pengunduran diri tersebut, kepemimpinan pansel dialihkan kepada unsur Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur serta melibatkan akademisi.

Kepala BKPSDM Sumenep, Benny Irawan mengatakan tahapan seleksi Sekda tetap berjalan sesuai jadwal. Pendaftaran dibuka kembali mulai 19 Januari - 2 Februari 2026.

"Pengumuman hasil seleksi administrasi akan disampaikan pada 3 Februari. Seluruh persyaratan sudah kami cantumkan melalui website resmi," kata Benny, Kamis (22/1/2026).

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved