Jumat, 24 April 2026

DPRD Sumenep Minta Mesin Pengolah Sampah Rp 2,8 Miliar Dimaksimalkan, DLH Optimis Capai Target PAD

Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf mengatakan bahwa pihaknya optimistis target PAD tersebut dapat tercapai

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Syamsul Arifin
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
PENGOLAHAN SAMPAH - Tampak di Jl Raya Nasional Kalianget - Sumenep kendaraan truk muatan sampah yang sudah tidak layak, bolong dan tetap mengangkut sampah, 2026. 

Meski menargetkan PAD ratusan juta rupiah, Anwar menegaskan bahwa tujuan utama pengoperasian mesin tersebut bukan semata mengejar pendapatan daerah.

"Yang paling penting adalah menahan laju penumpukan sampah. Harapannya volume sampah yang masuk ke TPA terus menurun," katanya.

DPRD Sumenep Harap Maksimal

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri meminta agar pemanfaatan mesin pengolah sampah yang dibeli dengan anggaran Rp 2,8 miliar tersebut benar-benar dimaksimalkan.

Menurutnya, selain membantu mengatasi persoalan sampah, keberadaan mesin itu juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD dan pembangunan daerah.

"Karena tujuannya juga untuk meningkatkan pendapatan daerah, maka produksinya harus maksimal agar output-nya benar-benar positif untuk pemkab," tegasnya.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved