Rabu, 20 Mei 2026

Ramadan 2026

Sejarah Kolak Pisang, Menu Takjil Ikonik Ramadan, Pernah Jadi Media Dakwah

Bukan sekadar takjil, kolak adalah warisan dakwah ulama yang sarat filosofi tobat. Intip sejarah, makna bahan, dan resep praktisnya di sini!

Tayang:
Penulis: Kevin Dimas Prasetya | Editor: Dwi Prastika

Para leluhur menyisipkan pesan moral melalui bahan-bahan tersebut:

Pisang Kepok: Identik dengan kata "Kapok," yang merupakan bahasa Jawa untuk "Jera." Ini melambangkan manusia harus bertobat dan jera melakukan kemaksiatan.

Ubi (Telo Pendem): Menjadi simbol agar manusia bersedia mengubur (mendem) kesalahan dan sifat buruk masa lalu dalam-dalam.

Santan (Santen): Dalam filosofi Jawa, "Santen" kerap disingkat dari kata "Pangapunten" yang berarti permohonan maaf.

Baca juga: Ngabuburit Sambil Berburu Takjil di Bazar Ramadan Alun-alun Bondowoso, Ada 300 Pelaku UMKM

Resep Kolak Pisang

Kolak pisang dikenal sebagai hidangan yang praktis dan bisa dibuat hanya dalam 15 menit.

Berikut resep sederhana yang bisa kamu coba di rumah:

 Bahan-bahan:

  • 4 buah pisang raja matang, potong-potong
  • 200 ml santan kental
  • 100 gram gula merah, parut
  • 2 lembar daun pandan
  • 1 batang kayu manis
  • 500 ml air
  • Sejumput garam

Cara membuat:

  • Rebus air, gula merah, daun pandan, dan kayu manis hingga gula larut dan harum.
  • Masukkan santan dan aduk perlahan agar tidak pecah.
  • Tambahkan garam secukupnya, lalu masukkan potongan pisang.
  • Masak hingga pisang matang dan kuah sedikit mengental.
  • Sajikan hangat atau dingin sesuai selera.
Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved