Selasa, 19 Mei 2026

Hikmah Ramadan

Hakikat Silaturahim dan Halalbihalal

Kata silaturahim tersusun dari dua kata, yaitu "shilah" berarti "menghubungkan," "to connect," dan "rahim" adalah "kasih sayang," "unconditional love"

Tayang:
Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Melia Luthfi Husnika
HALAL BIHALAL - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dan Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha menggelar halal bihalal bersama seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Selasa (8/4/2025). Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti kegiatan tersebut. 

Hakikat Silaturahim

Oleh: Menteri Agama Prof Dr H Nasaruddin Umar.

TRIBUNMADURA.COM - Puasa diharapkan juga untuk menggapai kekuatan silaturrahim.

Kata Nabi, silaturrahim memperpanjang umur. Pernyataannya yang lain, silaturrahim memperbanyak rezeki. Dari kedua hadis ini tersirat sesuatu yang luar biasa, seolah-olah Allah SWT membukakan rahasianya kepada kita.

Bukankah umur dan rezeki menurut ayat dan hadis merupakan rahasia dan ditentukan langsung oleh Allah SWT.

Ada orang kaya yang sakit berikhtiar sampai keliling dunia mencari dokter superspesialis tetapi nyawanya tidak tertolong.

Sementara ada orang miskin terdera cancer ganas bertahun-tahun masih tetap menjalankan aktivitas rutinnya.

Ada orang mandi keringat setiap hari mencari rezeki tetapi pendapatannya pas-pasan. Sementara ada orang sekali menggores tanda tangan datang rezeki bermiliar-miliar.

Inilah tantangan kita di masa depan yang harus dituntaskan.

Kata silaturahim tersusun dari dua kata, yaitu "shilah" berarti "menghubungkan," "to connect," dan "rahim" adalah "kasih sayang," "unconditional love."

Menjalin kasih sayang satu sama lain itulah hakikat silaturrahim.

Baca juga: Ramadan Menjadi Bulan Pertobatan, Simak Penjelasan Tentang Taubat Inabah dan Istijabah

Menjalin silaturrahim bukan hanya dengan sesama manusia, atau sesama orang hidup, tetapi silaturrahim juga dilakukan dengan sesama makhluk (ukhuwwah makhluqiyyah), baik manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan atau benda mati (tapi ingat: Tidak ada benda mati dalam kamus Tuhan, “semuanya bertasbih.”

Silaturrahim juga bukan hanya sesama orang hidup, tetapi juga dengan keluarga dan handai tolan yang sudah mendahului kita.

Nabi banyak mencontohkan silaturrahim dengan makhluk non-manusia.

Nabi Sulaiman bersahabat dengan binatang, burung, dan ikan liar. Ia juga bersahabat dengan angin, jin, dan malaikat.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved