Sabtu, 18 April 2026

Kecelakaan

Kecelakaan Maut di Surabaya, Senggolan Antarmotor, Pemuda Asal Gresik Jatuh Tertabrak Truk

Terjadi kecelakaan maut di Surabaya, yang melibatkan truk kontainer dan dua sepeda motor. Satu orang tewas dalam kejadian tersebut.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/Tribun Jatim Network
EVAKUASI - Tim Medis Pemkot Surabaya mengevakuasi jenazah pemotor Honda Vario bernopol W-6427-LY  berinisial MN (27) warga Lowayu, Dukun, Gresik, seusai terlibat kecelakaan di kawasan Jalan Tambak Osowilangun, Tambak Langon, Benowo, Surabaya, Sabtu (28/2/2026) siang. Truk yang terlibat kecelakaan meninggalkan lokasi kejadian. 

"Unit motor dikondisikan oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, truk kontainer sendiri tidak termonitor di lokasi," ujar Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, saat dihubungi Tribun Jatim Network.

Kejadian Kecelakaan Sebelumnya

Sebelumnya, kecelakaan maut juga dialami pemotor yang diketahui berprofesi sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berinisial MH (56) di Jalan Mastrip, Kebraon, Karang Pilang, Surabaya, Jumat (27/2/2026), pada pukul 16.45 WIB.

Korban diduga terlibat kecelakaan dengan kendaraan truk.

Baca juga: Rawan Kecelakaan, Kondisi Jalan Raya Jrengik Sampang Disorot Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Namun, identitas pengemudi atau ciri truknya, tidak diketahui, lantaran truk tetap melanjutkan perjalanan. 

Jenazah korban dievakuasi oleh Tim Medis Pemkot Surabaya ke RS Siti Khodijah, Sepanjang, Taman, Sidoarjo. 

Menurut AKP Supriono, korban naik motor melaju dari arah selatan menuju ke utara. 

Setibanya di titik jalanan tepat depan pergudangan, korban diduga berusaha bermanuver mendahului bodi truk tersebut. 

Namun, di tengah manuver, korban diduga tidak memiliki ruang gerak yang cukup, sehingga terjadi kecelakaan dengan truk yang hendak didahuluinya. 

"Motor Honda Beat sesampai di TKP hendak mendahului dari samping kanan ruang gerak tidak bebas dan ruang gerak tidak cukup sehingga terjadi kecelakaan dengan truk berjalan dari searah di sampingnya, setelah terjadi kecelakan truk nopol tidak diketahui meninggalkan TKP," ujar Supriono saat dihubungi Tribun Jatim Network.

Sekadar diketahui, Satlantas Polrestabes Surabaya melansir data jumlah kecelakaan beserta fatalitasnya, dalam Analisa dan Evaluasi Kamtibmas Kota Surabaya Tahun 2025, pada Rabu (31/12/2025). 

Bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sepanjang tahun 2025 sejumlah 180 orang.

Kemudian, korban luka berat sejumlah 12 orang. 

Data tersebut menunjukkan tren penurunan fatalitas kecelakaan sekitar satu persen dibandingkan tahun 2024, yakni jumlah korban meninggal dunia 182 orang. 

Namun, mengenai data kejadian kecelakaan pada sepanjang tahun 2025 cenderung meningkat dalam persentase 18 persen, dibanding setahun lalu. 

Catatannya, tahun 2025 jumlah kecelakaan 1.762 kasus, sedangkan tahun 2024 sejumlah 1.488 kasus. 

"Kami mengedepankan (penindakan pelanggaran melalui) E-TLE. Demikian terhadap pelanggaran lalu lintas cukup fatal kami lakukan penilangan," ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan di Mapolrestabes Surabaya, pada Rabu (31/12/2025). 

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved